PT.GURINDAM MEDIA KEPRI- Mencerdaskan & Memuliakan

Daeng Rusnadi Hibahkan 5 Hektar Tanah, PUPR Bangun Embung Sebayar

Mencerdaskan & Memuliakan - Desember 9, 2022
Daeng Rusnadi Hibahkan 5 Hektar Tanah, PUPR Bangun Embung Sebayar
Jurnalis TVRI monitor aktifitas kegiatan pengerjaan embung Sebayar natuna, (8/12/2022)  - (Mencerdaskan & Memuliakan)
RajaBackLink.com
Editor admin

NATUNA– Pembangunan infrastruktur oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa atau kota-kota besar saja, melainkan juga di kawasan perbatasan maupun di pulau-pulau terdepan Nusantara, termasuk di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

Hal ini merupakan wujud nyata implementasi dalam membangun Indonesia dari pinggiran dalam rangka menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas nasional yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan hasil-hasil pembangunan,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, tulis dari pu.go.id

Dalam mendukung ketersediaan air baku dan air tanah di Kabupaten Natuna, Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV Batam, Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air membangun 2 tampungan air yakni Embung Pulau Serasan di Desa Air Ringau, Kecamatan Serasan Timur dan Embung Sebayar di Desa Sungai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur.

Kedua embung dibangun pada TA 2022 dengan anggaran Rp39,8 miliar.

Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera IV Batam Tuti Sutiarsih mengatakan, kehadiran kedua embung ini diharapkan dapat memberikan solusi ketersediaan air baku di wilayah kepulauan di Natuna.

“Embung berfungsi untuk mendistribusikan dan menjamin kontinuitas ketersediaan air untuk berbagai kebutuhan masyarakat, yaitu menyimpan air pada saat musim penghujan untuk dapat dimanfaatkan pada waktu diperlukan. Selain itu, embung juga berfungsi untuk me-recharge air tanah sebagai upaya konservasi sumber daya air,” kata Tuti.

Batu miring penyanga jalan embung sebayar Natuna (8/12/2022)

Batu miring penyanga pintu air jalan menuju embung sebayar Natuna (8/12/2022)

Embung Pulau Serasan memiliki kapasitas tampung 1.682 m3 dengan luas genangan 0,0649 ha.

Manfaat utamanya adalah untuk penyediaan air baku sebesar 0,001 m3/detik serta fungsi lain seperti pengendalian banjir dan potensi destinasi wisata baru.

Baca Juga  Seorang Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Ditahan Polres Anambas

Tercatat hingga Juni 2022, progres fisik pekerjaan Embung Serasan mencapai 13,09% meliputi pembangunan jalan akses, galian dan timbunan jalan akses, galian drainase, pembesian dan pengecoran jalan akses, pekerjaan bak tampung, pembesian dan bekisting dinding.

Selanjutnya Embung Sebayar memiliki kapasitas tampung 410.000 m3 dengan luas genangan 18,5 ha dengan fungsi utama menyediakan air baku sebesar 0,068 m3/detik. Progres konstruksinya sudah mencapai 23,76% dengan pekerjaan peninggian jalan area genangan lokasi 1 dan lokasi 2 serta pekerjaan spillway seperti pengecoran lantai kerja dinding bagian apron hulu ke mercu dan lantai ambang mercu, instalansi besi lantai hilir mercu, dan fabrikasi besi dinding dan bekisting dinding apron dan mercu.

Proyek bangunan Fisik Embung Sebayar Dikerjakan oleh perusahaan PT. Menara Gading serta konsultan supervisi PT Budhi Karya Konsultasi.

Embung Sebayar di Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) diketahui jadi harapan besar bagi warga Ranai dan sekitarnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

Menurut info, mantan Bupati Natuna periode 2006-2011, Daeng Rusnadi telah menghibahkan tanah untuk pembangunan embung sebayar, nantinya sarana air beku embung Sebayar ini dapat memberikan manfaat bagi perekonomian dan diyakini mampu menjawab persoalan air bersih di ibu kota Kabupaten Natuna.

Meskipun masih dalam tahap pengerjaan tahap awal dengan luas 5 hektar dengan total seluruh seluas 18 hektare.

Bupati Natuna Wan Siswandi  berapa waktu lalu mengatakan berharap pekerjaan fisik sesuai tepat waktu. Yang mana bahwa pembangunan Embung Sebayar menelan anggaran APBN Rp.30,6 miliyar di atas lahan masyarakat 5 hektar yang dihibahkan ke pemerintah daerah.

“Kita harus berfikir untuk kepentingan masyarakat yang lebih besar, karena ke depan kebutuhan air bersih akan meningkat, untuk itu pemerintah daerah bersedia membebaskan tanah seluas 18 hektar untuk lahan resapan Embung Sebayar,” terang Wan Siswandi.

Baca Juga  Dari Laut Banda, KRI Hasan Basri-382 Gelar Doa Dan Tasyakuran Peringati HUT Ke-76

(Dia)

Click Bener Subscribe youtube Gurindam.id

Tinggalkan Komentar

LIKE FANPAGE

Our Visitor

096032
Users Last 30 days : 1364
Users This Month : 1280
Views This Year : 1924
Who's Online : 0
Your IP Address : 66.249.65.177
Server Time : 2023-01-28
Baca Informasi Berita Aktual Dari Sumber terpercaya