Amanah KASAL: KRI Bawal 875 Angkut Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut XIV (Komandan Kodaeral XIV) Sorong, Laksamana Muda TNI Djatmoko, S.T., M.M., secara simbolis menyerahkan bantuan bahan kontak kepada Komandan KRI Bawal-875
Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut XIV (Komandan Kodaeral XIV) Sorong, Laksamana Muda TNI Djatmoko, S.T., M.M., secara simbolis menyerahkan bantuan bahan kontak kepada Komandan KRI Bawal-875

SORONG– Dalam wujud nyata pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), jajaran TNI Angkatan Laut (TNI AL) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap penanggulangan bencana alam di tanah air. Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut XIV (DanKodaeral XIV) Sorong, Laksamana Muda TNI Djatmoko, S.T., M.M., secara simbolis menyerahkan bantuan bahan kontak kepada Komandan KRI Bawal-875, Letkol Laut (P) Bayu Indra Wirawan, S.H., di Mako Kodaeral XIV, Sabtu (29/08/2026).

Bantuan logistik tersebut akan segera diberangkatkan menuju lokasi bencana gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penyerahan bantuan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi serta amanah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menekankan agar prajurit TNI AL senantiasa hadir di tengah kesulitan masyarakat.

Pelepasan resmi kapal perang pembawa bantuan dijadwalkan akan dilaksanakan pada hari Minggu (30/08) oleh Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI), Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., di Dermaga Mako Koarmada III Katapop, Kabupaten Sorong.

KRI Bawal-875 yang merupakan unsur Kapal Perang dari Satuan Kapal Patroli Kodaeral XIV Sorong, akan berlayar bersama unsur Kapal Perang Koarmada III menuju titik lokasi bencana.

Kapal-kapal tersebut membawa bahan kontak (bakon) berupa paket sembako, pakaian layak pakai, obat-obatan, serta berbagai keperluan mendesak lainnya yang sangat dibutuhkan oleh para korban terdampak gempa bumi di NTT.

“Kegiatan kemanusiaan ini merupakan wujud nyata tanggung jawab moral TNI Angkatan Laut dalam membantu masyarakat, khususnya yang terdampak bencana,” ujar Laksamana Muda TNI Djatmoko dalam keterangannya.

Lebih lanjut, Laksda Djatmoko menegaskan bahwa misi kemanusiaan ini selaras dengan perintah harian Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. TNI AL tidak hanya berfokus pada tugas menjaga kedaulatan dan keamanan laut, tetapi juga harus mampu menjadi garda terdepan dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial.

Usai melaksanakan seremoni penyerahan, DanKodaeral XIV beserta perwakilan instansi dan perusahaan yang turut berpartisipasi melaksanakan peninjauan langsung ke geladak KRI Bawal-875. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh logistik bantuan tersusun rapi dan aman selama menempuh perjalanan lintas laut menuju NTT.

Sinergi dan soliditas antar lembaga terlihat dalam kegiatan ini. Turut hadir mendampingi DanKodaeral XIV, Wadan Kodaeral XIV Laksamana Pertama TNI Tommy Herlambang, S.E., serta para Pejabat Utama, Kasatker, dan Komandan Satuan di lingkungan Kodaeral XIV.

Partisipasi bantuan juga datang dari berbagai pihak eksternal, di antaranya perwakilan dari SKK Migas Papua Maluku, FM Pertamina EP Sorong, BRI Kota Sorong, RS Pertamina Sorong, Sous Chef Hotel Aston, serta PT Kimia Farma. Kolaborasi ini menunjukkan kekuatan gotong royong dalam meringankan beban saudara sebangsa yang tertimpa musibah.

Kehadiran KRI Bawal-875 di wilayah perairan NTT nantinya diharapkan tidak hanya sekadar mengirimkan logistik, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara di tengah masa pemulihan bencana.

(GRD/pen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *