GURINDAM.ID – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Pangkalan TNI AL (Lanal) Morotai sukses menggelar upacara pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut. Kegiatan bersejarah ini berlangsung di perairan Pulau Metita, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara.
Pengibaran bendera bawah laut ini dilaksanakan pada kedalaman 11 meter di bawah permukaan laut. Upacara dipimpin langsung oleh Komandan Lanal Morotai Letkol Laut (P) Benie Hermawan, M.Tr.Opsla. , didampingi oleh Wakil Bupati Pulau Morotai Rio Christian Pawane.
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan prajurit TNI AL, tetapi juga diikuti oleh total 31 penyelam yang berasal dari berbagai elemen. Mereka terdiri dari unsur Pemerintah Daerah (Pemda) Pulau Morotai, prajurit Lanal Morotai, komunitas penyelam setempat, pengelola resort, hingga wisatawan yang turut antusias berpartisipasi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan konvoi speedboat dari Pelabuhan HMS Imam Lastory, Daruba, menuju titik lokasi penyelaman. Momen kebersamaan ini semakin semarak dengan sambutan serta pengawalan dari perahu-perahu nelayan masyarakat setempat.
Kehadiran para nelayan yang mengawal perjalanan tersebut menjadi cerminan kuatnya sinergi antara TNI AL dengan masyarakat pesisir. Hal ini sejalan dengan upaya menumbuhkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap laut Indonesia.
Dalam keterangannya, Danlanal Morotai menyampaikan bahwa pengibaran Merah Putih di dasar laut bukan sekadar seremoni. Lebih dari itu, aksi ini merupakan ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan sekaligus momentum strategis untuk memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat Morotai.
“Kegiatan ini meneguhkan peran TNI AL bersama rakyat dalam menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia,” tegas Letkol Laut (P) Benie Hermawan.
Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Christian Pawane, turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas suksesnya acara tersebut. Menurutnya, pengibaran bendera di bawah laut merupakan simbol kebanggaan daerah yang memiliki potensi wisata bahari luar biasa.
“Ini bukan hanya tentang upacara, tetapi tentang bagaimana kita menunjukkan kepada dunia bahwa Morotai memiliki kekayaan laut yang indah dan masyarakat yang cinta tanah air,” ujar Rio.
Implementasi Arahan Kasal
Kegiatan strategis ini merupakan implementasi langsung dari arahan Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. KASAL menekankan pentingnya memperkuat kemanunggalan TNI AL dengan rakyat serta menumbuhkan semangat cinta tanah air.
Lebih lanjut, KASAL menegaskan bahwa laut harus dijaga sebagai ruang juang, ruang hidup, dan ruang kesejahteraan masyarakat Indonesia. Pengibaran bendera di dasar laut Morotai menjadi bukti nyata bahwa TNI AL hadir tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai penggerak potensi maritim dan pemersatu bangsa.
(GAS/PEN)














