Eratkan Sinergi Perbatasan, Danlanud Raden Sadjad Lepas Danlanal Ranai Bertugas di Tempat Baru

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Raden Sadjad, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., secara langsung mengantar keberangkatan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Raden Sadjad, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., secara langsung mengantar keberangkatan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut

NATUNA – Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Bandara Raden Sadjad, Natuna, pada Selasa pagi ini. Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Raden Sadjad,

Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., secara langsung mengantar keberangkatan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ranai, Kolonel Laut (P) Ady Dharmawan, S.IP., P.S.C., yang akan melaksanakan tugas di tempat yang baru.

Momen pelepasan ini bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi simbol kuat soliditas dan sinergi antar matra TNI di wilayah paling utara Indonesia.

Kehadiran Danlanud Raden Sadjad merupakan bentuk penghormatan tinggi atas dedikasi dan kerja sama luar biasa yang telah terjalin selama masa pengabdian Kolonel Ady Dharmawan sebagai Danlanal Ranai.

Keduanya dikenal sebagai figur pemimpin yang berhasil merajut kolaborasi erat dalam mendukung seluruh tugas pokok TNI.

Mulai dari pengamanan wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar, operasi kemanusiaan, hingga penegakan hukum di laut, sinergi TNI AU dan TNI AL di Natuna berjalan tanpa sekat di bawah komando mereka.

“Kebersamaan ini adalah modal utama kita dalam menjaga kedaulatan bangsa. Kerja sama yang telah Pak Ady bangun bersama Lanud Raden Sadjad sangat solid dan akan terus kami jaga,” ujar Marsma TNI Onesmus Gede Rai Aryadi dalam perbincangan hangat sebelum keberangkatan.

Sementara itu, Kolonel Laut (P) Ady Dharmawan, yang berpamitan untuk pindah tugas sesuai kebijakan organisasi TNI AL, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan penuh dari jajaran Lanud Raden Sadjad.

“Natuna adalah rumah kedua. Kekompakan dengan rekan-rekan TNI AU di sini adalah kekuatan tak ternilai dalam setiap penugasan. Saya titip Natuna, semoga sinergi ini semakin kokoh,” ungkapnya penuh haru.

Marsekal Pertama Onesmus menegaskan, pelepasan ini menjadi pengingat bahwa pengabdian di medan penugasan, terutama di wilayah strategis seperti Natuna, membutuhkan fondasi kebersamaan yang tangguh. Ia berharap, siapa pun pengganti Danlanal Ranai nantinya, sinergi yang telah terbina apik ini dapat langsung dilanjutkan dan ditingkatkan.

Perpisahan tersebut menjadi potret nyata TNI yang profesional dan humanis, sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya dalam menjaga kedaulatan wilayah perbatasan Natuna yang sangat vital.

(Gas/pen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *