TNI AL Natuna Dampingi Survey Topografi KKP Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Midai

Komandan Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Midai, Kapten Laut (P) Agus Haryanto, bersama Camat Midai dan aparatur desa setempat, melaksanakan pendampingan Tim Survey Topografi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Komandan Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Midai, Kapten Laut (P) Agus Haryanto, bersama Camat Midai dan aparatur desa setempat, melaksanakan pendampingan Tim Survey Topografi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

NATUNA – Guna mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir, Komandan Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Midai, Kapten Laut (P) Agus Haryanto, bersama Camat Midai dan aparatur desa setempat, melaksanakan pendampingan Tim Survey Topografi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kegiatan ini merupakan langkah awal pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di wilayah Kabupaten Natuna, tepatnya pada Senin (29/06/2026).

Pendampingan ini menjadi bentuk sinergitas TNI AL dengan pemerintah daerah dalam menyukseskan program prioritas nasional. Survey difokuskan di dua titik strategis, yaitu Desa Batu Belanak dan Desa Air Putih yang berada di Kecamatan Midai dan Kecamatan Suak Midai.

Dalam keterangannya di sela kegiatan, Danposal Midai Kapten Laut (P) Agus Haryanto menegaskan kesiapan pihaknya mengawal penuh proses pembangunan ini. Kehadiran TNI AL tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga memastikan validitas data lapangan agar pembangunan tepat sasaran.

“Kami TNI AL siap mendukung penuh program pemerintah. Ini adalah komitmen kami untuk memastikan proses survey berjalan lancar dan aman. Semoga ini menjadi jalan untuk kemajuan daerah ini dan kesejahteraan masyarakat Midai,” ujar Kapten Agus dengan semangat.

Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dirancang KKP untuk menata kawasan pesisir secara terpadu. Jika lahan di Desa Batu Belanak dan Air Putih disetujui untuk direalisasikan, kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Dampak positif yang diharapkan dari realisasi KNMP ini antara lain:

1. Peningkatan Produktivitas Ekonomi: Menyediakan sarana dan prasarana perikanan yang modern.

2. Kemandirian Ekonomi Daerah: Mengurangi ketergantungan pasokan dari luar pulau.

3. Peningkatan Kesejahteraan: Membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan nelayan lokal.

“Kita optimis, hadirnya kampung nelayan terpadu akan menjadi katalisator peningkatan kesejahteraan warga. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi soal masa depan masyarakat pesisir,” imbuh perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Natuna yang turut hadir dalam survey tersebut.

Sinergi antara TNI AL Natuna, Pemerintah Kecamatan Midai, dan KKP ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya mimpi besar masyarakat pesisir untuk memiliki kawasan hunian dan sentra ekonomi yang layak.

(Gas/pen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *