Perkuat Diplomasi Maritim, Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali Terima Kunjungan Kehormatan Kasal Filipina di Mabesal

Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, menerima kunjungan kehormatan
Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, menerima kunjungan kehormatan

JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Republik Indonesia, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, menerima kunjungan kehormatan dari Flag Officer In Command of the Philippine Navy, Vice Admiral Jose Ma Ambrosio Quiatchon, di Markas Besar TNI Angkatan Laut (Mabesal), Jakarta Timur, pada Senin (29/6).

Pertemuan bilateral yang berlangsung hangat ini menjadi tonggak strategis penguatan diplomasi pertahanan maritim antara Indonesia dan Filipina.

Dalam sesi tatap muka tersebut, Laksamana Muhammad Ali menegaskan bahwa kunjungan ini mencerminkan eratnya hubungan persahabatan sekaligus sinergi pertahanan yang telah lama terjalin. Diskusi difokuskan pada peningkatan profesionalisme prajurit, penguatan rasa saling percaya (trust building), serta kolaborasi konkret untuk menjaga keamanan dan stabilitas maritim di kawasan regional.

“Melalui komunikasi yang semakin intensif, TNI AL dan Philippine Navy berkomitmen untuk menjadi poros stabilitas keamanan laut. Kerja sama ini adalah wujud nyata diplomasi pertahanan yang adaptif terhadap dinamika lingkungan strategis,” ujar Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam rilis resmi Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal).

Kunjungan kenegaraan ini memiliki agenda penting lanjutan. Pada 30 Juni 2026, Vice Admiral Jose Ma Ambrosio Quiatchon dijadwalkan akan menghadiri seremoni launching The Future Landing Dock-603 (Landing Dock Philippines#1) di galangan kapal PT PAL Indonesia, Surabaya.

Kapal Landing Platform Dock (LPD) sepanjang 124 meter ini merupakan bukti nyata kemandirian industri pertahanan nasional dalam mendukung kebutuhan alutsista negara sahabat.

Kehadiran Kasal Filipina dalam momen tersebut menegaskan tingginya kepercayaan internasional terhadap kemampuan teknologi galangan kapal dalam negeri.

Langkah diplomasi ini selaras dengan visi TNI Angkatan Laut di bawah kepemimpinan Laksamana Muhammad Ali untuk membangun kekuatan laut yang modern, profesional, dan berdaya gentar.

Penguatan relasi bilateral, baik melalui latihan bersama maupun kerja sama industri pertahanan, diyakini akan memperkuat posisi tawar Indonesia di tingkat global.

Ke depan, TNI AL dan Philippine Navy sepakat untuk terus mengembangkan patroli terkoordinasi guna memberantas ancaman keamanan maritim seperti pembajakan, penyelundupan, dan illegal fishing di wilayah perairan perbatasan.

(GRD/pen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *