NATUNA– Operasi pencarian terhadap Kapal Motor (KM) Ocean Three yang dilaporkan hilang kontak di perairan Natuna membuahkan hasil. Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ranai bersama tim SAR Gabungan berdiri dari KKP Basarnas dan TNI AL berhasil menemukan satu orang korban pada Minggu (28/6/2026). Korban diketahui bernama Zaidan dan langsung dievakuasi menuju fasilitas kesehatan terdekat.
Informasi penemuan ini dikonfirmasi langsung oleh petugas Lanal Ranai yang terlibat dalam operasi pencarian.
“Mohon ijin Komandan, kami bersama Kapal KKP KP. Napoleon menemukan 1 korban atas nama Pak Zaidan dan segera kami evakuasi ke Puskesmas Carla Tanjung Kumbik. Demikian sebagai laporan,” ujar petugas lapangan tersebut melalui saluran komunikasi resmi.

Pencarian terhadap korban lain masih terus dilakukan. KM Ocean Three, kapal barang berukuran 15 Gross Ton (GT), dilaporkan hilang kontak sejak Selasa (24/6) lalu.
Kapal tersebut bertolak dari Sedanau menuju Pemangkat dengan empat awak kapal di dalamnya, namun tak kunjung tiba di Pelabuhan Pemangkat pada batas waktu yang dijadwalkan Kamis (26/6).
Sebelumnya, Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, menjelaskan kronologi operasi ini berawal dari laporan agen kapal PT Midai Putra. Petaka KM Ocean Three mulai terendus setelah ditemukannya sejumlah fiber ikan terapung di laut pada koordinat 03°44′ LU dan 108°29′ BT. Pihak agen di Sedanau memastikan fiber tersebut merupakan bagian dari muatan kapal yang hilang kontak.
Menindaklanjuti temuan debris itu, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Kantor SAR Natuna, Lanal Ranai, dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Natuna segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penyisiran intensif.
Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih difokuskan pada tiga awak kapal lainnya yang tercantum dalam manifes, yaitu Yoga (59) Arip (57)dan Aldi (51)
Titik pencarian atau Last Known Position (LKP) kapal ditetapkan pada koordinat 03°44,000′ LU dan 108°29,000′ BT. Tim gabungan berjibaku melawan waktu dan kondisi laut untuk menemukan seluruh korban dan bangkai kapal.
(GRD)














