Kepala Staf Angkatan Laut Dampingi Panglima TNI pada Upacara Prasetia Alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan 34

Taruna Nusantara
Taruna Nusantara

MAGELANG – Dalam suasana khidmat penuh makna, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali turut mendampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin Upacara Prasetia Alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan Ke-34 Tahun Ajaran 2026.

Prosesi sakral ini digelar di Balairung Pancasila, SMA Taruna Nusantara, Magelang, pada Sabtu (30/5), menandai babak baru perjalanan 367 siswa sebagai calon pemimpin masa depan Indonesia.

Panglima TNI dalam amanatnya menegaskan bahwa Upacara Prasetia bukan sekadar seremoni penutup masa pendidikan, melainkan sebuah gerbang awal pengabdian. Momen ini menjadi penegasan identitas para Taruna sebagai insan terdidik yang siap memikul tanggung jawab besar bagi bangsa dan negara.

 

“Selama tiga tahun terakhir, kalian telah menjalani proses pendidikan yang tidak ringan, meninggalkan kenyamanan dan keluarga untuk ditempa dalam lingkungan yang menanamkan disiplin dan integritas. Hari ini kalian membuktikan. Bekal yang diperoleh hendaknya menjadi pondasi yang kokoh untuk melangkah menuju masa depan yang lebih besar,” ujar Jenderal Agus Subiyanto di hadapan para alumni, keluarga, serta jajaran pendidik.

Tahun ini, SMA Taruna Nusantara meluluskan 367 siswa yang terdiri dari 270 siswa laki-laki dan 97 siswa perempuan. Mereka telah menyelesaikan pendidikan dengan segudang capaian akademik dan nonakademik yang membanggakan.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata ketangguhan mental dan intelektualitas para Taruna, sekaligus mencerminkan keberhasilan sistem pendidikan berbasis karakter yang diterapkan almamater kebanggaan tersebut.

Kehadiran Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali di sisi Panglima TNI menjadi simbol kuat sinergitas matra dalam mendukung pembinaan generasi muda. Ini menunjukkan bahwa TNI, khususnya TNI Angkatan Laut, memiliki perhatian serius dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan nasional, baik di ranah militer maupun sipil.

Upacara Prasetia sendiri merupakan tradisi monumental yang mengandung filosofi mendalam. Ritual ini menjadi simbol pengikraran kesiapan para lulusan untuk terbang lebih tinggi, melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas terbaik di dalam dan luar negeri, sekaligus mengabdikan seluruh potensi diri pada kejayaan Indonesia.

Nilai-nilai inti seperti disiplin, integritas, kepemimpinan, dan nasionalisme yang telah ditanamkan selama tiga tahun menjadi kompas moral dalam setiap langkah pengabdian mereka.

Para alumni diharapkan mampu menyebar ke berbagai sektor strategis sesuai minat dan kompetensi, mulai dari akademisi, birokrat, profesional, hingga perwira TNI-Polri. Semangat “Cerdas, Tangkas, Berbudi Luhur” yang menjadi motto SMA Taruna Nusantara akan terus menjadi api yang menyala dalam dada setiap alumnus.

Acara berlangsung haru dan penuh kebanggaan. Para orang tua yang hadir tak kuasa menahan rasa syukur dan bangga menyaksikan putra-putri mereka resmi mengakhiri masa penggemblengan di kampus yang dikenal sebagai miniatur Indonesia ini.

Dengan dikumandangkannya ikrar prasetia, maka resmilah 367 alumni Angkatan Ke-34 menyandang status sebagai duta-duta masa depan bangsa. Merekalah yang kelak akan menjadi pilar-pilar kokoh dalam menjaga kedaulatan dan memajukan Indonesia di kancah global.

(GRD/pen)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *