NATUNA – Proses seleksi Bintara Prajurit Karier (PK) TNI Angkatan Udara Gelombang II A-58 Tahun Anggaran 2026 resmi bergulir di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Bertempat di Lanud Raden Sadjad dan RSAU dr. Yuniati Wisma Karyani, sebanyak 52 calon siswa (Casis) menjalani tes administrasi dan pemeriksaan kesehatan tahap awal pada Rabu (24/6/2026).
Seleksi ketat ini digelar secara bertahap guna menjaring putra-putra terbaik bangsa yang akan mengabdikan diri sebagai Bintara PK TNI AU. Pihak penyelenggara menekankan bahwa seluruh tahapan berjalan dengan prinsip objektif, transparan, dan akuntabel.
Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA), Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., turun langsung memberikan motivasi kepada para peserta. Ia menegaskan bahwa peluang emas ini terbuka lebar bagi pemuda Natuna yang ingin membangun karier militer demi menjaga kedaulatan udara Indonesia.
“Kesempatan mengabdi kepada bangsa ini terbuka untuk seluruh putra terbaik daerah. Manfaatkan seleksi ini dengan serius dan jangan sia-siakan,” ujar Danlanud RSA.
Di tengah antusiasme peserta, Marsekal Pertama Onesmus Gede Rai kembali mengingatkan komitmen TNI AU terhadap transparansi rekrutmen. Secara tegas, ia menyatakan bahwa penerimaan prajurit TNI AU 100% gratis dan tidak dipungut biaya sepeser pun.
“Kami ingatkan kepada seluruh casis dan orang tua, jangan percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan. Kelulusan murni ditentukan oleh kemampuan dan hasil seleksi individu,” tegasnya.
Hal ini menjadi peringatan krusial di tengah maraknya praktik percaloan yang kerap mengincar periode rekrutmen TNI-Polri. Lanud Raden Sadjad berkomitmen memutus rantai tersebut demi menghasilkan prajurit yang tidak hanya sehat fisik dan berkualitas secara intelektual, tetapi juga berintegritas.
Dengan bergulirnya seleksi ini, Lanud Raden Sadjad optimis dapat menjaring generasi muda potensial yang siap memperkuat pertahanan TNI Angkatan Udara di masa mendatang. Tahapan selanjutnya akan terus disaring untuk mendapatkan hasil akhir prajurit Bintara TNI AU terbaik.
(Pen/GRD)














