SUMBAR – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengambil langkah strategis dengan meningkatkan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar 15 persen dari kebutuhan harian normal untuk wilayah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Langkah ini diambil untuk memastikan ketahanan stok energi di tengah tantangan distribusi akibat perbaikan infrastruktur jalan.
Sales Area Manager (SAM) Retail Sumbar Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fakhri Rizal Hasibuan, mengonfirmasi bahwa penyaluran harian kini mencapai 4.600 Kiloliter (KL). Angka ini meningkat signifikan dibandingkan penyaluran normal sebelumnya yang berada di level 4.200 KL per hari.
“Kami sudah menambah kurang lebih 15 persen dari rata-rata normal pasokan untuk seluruh produk. Jadi, ada tambahan 400 KL lebih yang kami pasok ke seluruh wilayah Sumatera Barat,” ujar Fakhri dalam keterangannya di Padang, Jumat (10/7).
Fakhri menegaskan bahwa secara umum tidak ada kendala berarti pada ketersediaan stok BBM di Ranah Minang. Meski demikian, ia tidak menampik adanya perlambatan waktu pengiriman ke beberapa titik akibat perbaikan ruas jalan, khususnya di kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, serta sejumlah ruas jalan lainnya.
Guna mengantisipasi hambatan mobilitas armada, Pertamina telah berkoordinasi intensif dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar. Fokus koordinasi tertuju pada kondisi jembatan di daerah Bungus Selatan yang merupakan akses vital dari titik distribusi Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung.
“Perbaikan jembatan ini sangat penting karena berada di bagian pangkal pendistribusian BBM IT Teluk Kabung. Kami juga meminta bantuan pengawalan dari pihak kepolisian untuk memprioritaskan truk pengangkut BBM melewati titik-titik rawan kemacetan, seperti jembatan darurat di Bungus Selatan,” tambah Fakhri.
Dengan penambahan pasokan hingga 15 persen ini, Pertamina optimis dapat menjamin pemerataan energi dan memenuhi kebutuhan masyarakat Sumatera Barat selama masa perbaikan infrastruktur berlangsung.
Langkah ini merupakan komitmen perusahaan untuk menjaga kelancaran distribusi BBM meskipun dihadapkan pada tantangan geografis dan teknis di lapangan.
(RK/GRD)














