MALILI– Puncak Peringatan Hari Jadi Kabupaten Luwu Timur ke-23 berlangsung khidmat dan meriah di Lapangan Pendidikan, Kecamatan Malili, Senin (08/06/2026).
Komandan Kodaeral VI (Dankodaeral VI) Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M., bersama Ketua Daerah Gabungan Jalasenastri Koarmada (GJK) RI Ny. Upiek Andi Abdul Aziz, hadir langsung dalam perayaan yang mengusung tema visioner, “Bersama Juara, Bersinergi Membangun Masa Depan”.
Kehadiran jajaran pimpinan TNI AL ini menegaskan komitmen kuat matra laut dalam mendukung stabilitas keamanan dan percepatan pembangunan di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya di bawah kepemimpinan Bupati Luwu Timur Ir. H. Irwan Bachri Syam, S.T., M.T., IPM., dan Wakil Bupati Puspawati.
Rangkaian acara dibuka dengan pembacaan kilas balik sejarah terbentuknya Luwu Timur oleh Ketua DPRD, Ober Date.
Suasana semakin khidmat dengan sambutan Bupati Irwan Bachri Syam, sambutan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, serta pembacaan sambutan Menteri Pertanian RI Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., oleh Dirjen Hortikultura Dr. Ir. M. Taufik Ratule.
Puncak acara tidak hanya seremoni, namun diwarnai aksi nyata kepedulian dengan penyerahan bantuan 2 unit ambulans untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz menyampaikan harapan besarnya bagi kemajuan “Bumi Batara Guru”.
“Kami atas nama keluarga besar Kodaeral VI TNI AL mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Luwu Timur ke-23. Dengan semangat ‘Bersama Juara’, kami berharap Luwu Timur terus tumbuh menjadi daerah yang maju, sejahtera, dan mandiri. TNI AL siap terus bersinergi dan berkolaborasi menjaga stabilitas keamanan maritim serta mendukung pembangunan guna mewujudkan masa depan Luwu Timur yang lebih gemilang,” ujar Dankodaeral VI.
Sinergi lintas sektor begitu terasa dalam perayaan ini. Tampak hadir Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, jajaran TNI-Polri seperti Danrem 141/Toddopuli dan Dandim 1403 Palopo, perwakilan BPK RI, para kepala daerah se-Sulawesi Selatan, serta para tokoh adat dan tokoh masyarakat.
Kolaborasi erat ini menjadi modal sosial berharga bagi Luwu Timur untuk melangkah maju.
(Gas/pen)














