BELAWAN – Dalam rangka mengimplementasikan program Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali untuk membangun Generasi Emas Maritim Indonesia, 25 peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Hanifa Medan berkesempatan mengunjungi Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Imam Bonjol-383. Kunjungan edukatif yang penuh keceriaan ini berlangsung di Dermaga Bandar Deli, Belawan, Senin (1/6/2026).
Dengan langkah penuh semangat, rombongan kecil yang didampingi para guru dan pendamping tiba di dermaga. Mereka disambut hangat oleh prajurit Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada I yang bertugas di KRI Imam Bonjol-383. Bagi sebagian besar anak-anak ini, ini adalah pertama kalinya naik kapal perang sungguhan.
Para prajurit dengan sabar memberikan penjelasan sederhana dan menarik sesuai usia anak-anak. Mereka menjelaskan fungsi kapal perang, tugas pokok TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia, hingga kehidupan sehari-hari awak kapal saat melaksanakan operasi di tengah lautan.
Dengan antusiasme yang luar biasa, para siswa PAUD Hanifa Medan berkeliling melihat berbagai bagian kapal yang boleh diakses. Mereka mengamati peralatan navigasi, merasakan suasana ruang awak, serta mendengarkan cerita tentang bagaimana prajurit menjaga keamanan laut Indonesia.
Sesekali terdengar tawa riang dan pertanyaan polos khas anak-anak, seperti “Pak, kalau hujan di laut, kapalnya tidak licin ya?” yang dijawab dengan senyum oleh para prajurit.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari visi Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam membentuk tunas bangsa generasi emas yang mencintai laut sejak usia dini. Melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan, TNI AL ingin menumbuhkan rasa cinta tanah air, kebanggaan sebagai bangsa maritim, serta semangat untuk kelak berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
Salah seorang guru pendamping PAUD Hanifa Medan mengungkapkan, “Kami sangat bersyukur atas kesempatan ini. Anak-anak tidak hanya belajar teori tentang laut, tapi langsung merasakan atmosfernya. Ini pengalaman yang akan mereka ingat seumur hidup.”
Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya TNI Angkatan Laut mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan semangat “Manunggal dengan Rakyat”, prajurit KRI Imam Bonjol-383 berhasil menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat sepanjang kegiatan.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Para siswa pulang dengan membawa kenangan indah serta pemahaman baru tentang pentingnya laut bagi masa depan bangsa.
Melalui program-program seperti ini, TNI AL di bawah kepemimpinan Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali terus mengimplementasikan komitmennya membangun kesadaran maritim nasional sejak dini. Karena tunas bangsa generasi emas Indonesia akan lahir dari cinta dan pemahaman yang ditanamkan sejak usia paling muda.
(GRD/pen)














