Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali: Pendidikan Adalah “Senjata” Utama Mencetak Prajurit Samudera

Ibu Fera dan Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali
Ibu Fera dan Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali

SURABAYA – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menegaskan bahwa pendidikan merupakan pilar fundamental dalam membangun kekuatan maritim Indonesia.

Dalam amanatnya yang penuh visi, Kasal menyebut pendidikan sebagai kekuatan utama untuk membentuk masa depan sekaligus instrumen strategis mencetak prajurit samudera yang profesional, berkarakter, dan mampu menghadapi kompleksitas tantangan global.

Hal tersebut disampaikan Kasal saat memimpin langsung peringatan Hari Pendidikan TNI AL (Hardikal) Tahun 2026 yang digelar khidmat di Graha Samudera Bumimoro, Surabaya, Selasa (12/5).

Mengusung tema “Mendidik Prajurit Samudera yang Profesional dan Berkarakter”, Hardikal 2026 menjadi momentum penegasan komitmen TNI AL dalam menjaga kedaulatan negara dan melindungi kepentingan nasional di laut melalui transformasi sumber daya manusia.

Dalam pidatonya, Laksamana Muhammad Ali yang didampingi oleh Ketua Umum Jalasenastri, Ny. Fera Muhammad Ali, menekankan bahwa profesionalitas prajurit TNI AL tidak hanya diukur dari kemampuan teknis.

Lebih dari itu, tema Hardikal tahun ini merefleksikan kebutuhan akan prajurit yang memiliki disiplin tinggi, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), serta adaptif terhadap dinamika peperangan multidomain.

“Pendidikan adalah instrumen strategis. Kita tidak hanya berbicara tentang kemampuan tempur, tetapi bagaimana mencetak pemimpin masa depan yang mampu bernalar strategis, bertindak amanah, dan memiliki visi jauh ke depan untuk menjaga laut Indonesia,” tegas Laksamana Muhammad Ali.

Apresiasi untuk Garda Terdepan Pendidikan TNI AL

Kasal juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para tenaga pendidik, pelatih, pengasuh, dan instruktur di lingkungan pendidikan TNI AL.

Mereka disebut sebagai ujung tombak pembentukan karakter generasi penerus. “Saya ucapkan terima kasih atas dedikasi, pengabdian, dan keteladanan yang telah diberikan. Di pundak Anda, masa depan kejayaan maritim Indonesia dipertaruhkan,” tutupnya.

Rangkaian acara semakin syahdu dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur. Secara simbolis, potongan tumpeng pertama dari Kasal diserahkan kepada perwakilan dosen berprestasi dari Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal).

Sementara itu, Ketua Umum Jalasenastri menyerahkan tumpeng kepada perwakilan Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL), merefleksikan dukungan penuh terhadap kaderisasi pemimpin perempuan maritim Indonesia.

Dengan kepemimpinan yang amanah dan visioner, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali terus menggelorakan semangat pembangunan SDM unggul guna mewujudkan TNI AL yang adaptif, disegani, dan siap menjaga kedaulatan negara di lautan.

(GRD/pen)

Editor: Riky Rinovsky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *