Prajurit Koarmada I Dibekali Ilmu Survival Modern: Bikin Api hingga Hidroponik

Jelasveva Jayamahe
Jelasveva Jayamahe

JAKARTA – Dalam upaya mencetak prajurit yang tangguh dan mandiri, Kepala Staf Komando Armada I (Kaskoarmada I), Laksma TNI DR. Arif Badruddin, Mgt.Stud., secara langsung memberikan pembekalan teori dan praktik kepada prajurit Tidur Dalam di Markas Komando Armada I (Mako Koarmada I), Senin kemarin.

Kegiatan ini bukan sekrutu rutinitas biasa, melainkan sebuah program peningkatan keterampilan dasar prajurit untuk menghadapi berbagai situasi lapangan ekstrem. Fokus utamanya adalah pada kemandirian dan kemampuan bertahan hidup (survival skill).

Berbeda dengan pelatihan konvensional, materi yang disampaikan Kaskoarmada I dikemas secara aplikatif dan modern. Para prajurit tidak hanya mendengar teori, tetapi langsung mempraktikkan empat keterampilan vital berikut:

1. Teknik Membuat Api (Primitif & Modern)

Ini adalah kemampuan dasar yang wajib dikuasai setiap prajurit. Dalam pelatihan ini, prajurit dilatih memanfaatkan bahan-bahan sederhana yang tersedia di alam sekitar untuk menciptakan api. Berguna dalam kondisi darurat, menghangatkan tubuh, hingga mengolah makanan.

2. Sistem Hidroponik Sederhana

Sebuah terobosan cerdas untuk mendukung ketahanan pangan. Di tengah keterbatasan lahan di markas, prajurit diajari bercocok tanam secara efisien menggunakan sistem hidroponik.

“Ini adalah solusi alternatif untuk pemenuhan kebutuhan logistik jangka panjang secara mandiri,” ujar Kaskoarmada I.

3. Pompa Air Sederhana

Ketersediaan air bersih sering menjadi kendala di lapangan. Prajurit dibekali teknik membuat pompa air sederhana dari material sekitar, sehingga tidak tergantung pada sumber air konvensional.

4. Lampu dari Bahan Dinamo

Masih ingat dinamo sepeda? Prajurit dilatih mengubahnya menjadi sumber penerangan darurat. Keterampilan ini memberikan nilai tambah luar biasa ketika persediaan baterai atau listrik habis total di tengah operasi.

Melalui pembekalan ini, Kaskoarmada I berharap para prajuritnya tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga cerdas, kreatif, dan adaptif.

“Dengan bekal ini, prajurit diharapkan mampu memanfaatkan setiap sumber daya yang ada. Tidak boleh ada kata tidak bisa, karena alam sudah menyediakan segalanya,” tegas Laksma TNI DR. Arif Badrudin.

Dengan pelatihan seperti ini, Prajurit Koarmada I semakin siap menghadapi berbagai tantangan tugas, baik saat siang maupun malam hari.

(Pen/grd)

Jelasveva Jayamahe
Jelasveva Jayamahe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *