PT.GURINDAM MEDIA KEPRI- Mencerdaskan & Memuliakan

Deklarasi AMSI Jadi Satu Tonggak Sejarah Pers di Provinsi Kepri

Mencerdaskan & Memuliakan - September 18, 2021
Deklarasi AMSI Jadi Satu Tonggak Sejarah Pers di Provinsi Kepri
Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) wilayah Provinsi Kepulauan Riau dideklarasikan di Kota Tanjungpinang - (Mencerdaskan & Memuliakan)
RajaBackLink.com
Editor admin

GURINDAM.ID- Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) wilayah Provinsi Kepulauan Riau dideklarasikan di Kota Tanjungpinang, Sabtu (18/9). Deklarasi ini ditandai dengan penandatanganan terbentuknya AMSI Kepri oleh 11 perusahaan media digital.

AMSI KEPRI

AMSI KEPRI

Ke-11 media digital tersebut masing-masing angkaberita.id, batamnews.co.id, beritaibukota.com, detak.media, gurindam.id, inikepri.com, kepri.tv, kepripedia.com, mejaredaksi.com, presmedia.id dan tribunbatam.id.

Ketua Umum AMSI Wenseslaus Manggut menyampaikan, AMSI telah dibentuk sejak 2017 lalu, sampai saat ini sudah terbentuk di 23 Provinsi, dengan beranggotakan lebih kurang 400 perusahaan media digital.

“Dari jumlah pengurusan wilayah Kepri ini merupakan ke 22 dan ke 23 kalau dari sisi Provinsinya. Karena Maluku dan Maluku Utara masih tergabung kepengurusannya, ini meski harus segera dipisahkan menjadi dua. Masih ada tujuh atau delapan Provinsi yang lain, yang sebenarnya tengah dipersiapkan,” ujarnya dalam sambutannya melalui virtual.

Ia berpesan, jika susunan pengurus AMSI Wilayah Kepri telah terbentuk untuk segera menyusun program yang akan dilaksanakan dengan berkoordinasi AMSI Pusat.

“Pengurus AMSI Kepri yang nantinya terbentuk, saya berharap segera komit dengan program-program pusat. Mau bikin program apa di Kepri, kami siap membantu,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan sejarah singkat berdirinya AMSI berawal semakin berkembangnya industri media digital, namun belum ada asosiasi yang menaunginya.

Selain itu, AMSI dibentuk di tengah merebaknya hoak dan hatespeech. Melalui asosiasi ini diharapkan dapat bersama-sama melawan penyebaran hoak maupun hatespeech di dunia digital.

“Situasi kayak gini akan menggangu kita sebagai pers dan juga mengganggu masyarakat umum. Masyarakat kalau dicekokin hoak dan hatespeech lama-lama akan teracuni juga. Waktu itu kita berfikir media harus menghimpun diri untuk bersama membersihkan hoak di ranah digital,” ucapnya.

Baca Juga  Presiden Indonesia Hadiri KTT D-8 Secara Virtual

(R/jrg)

Click Bener Subscribe youtube Gurindam.id

Tinggalkan Komentar

LIKE FANPAGE

Our Visitor

141321
Users Last 30 days : 1485
Users This Month : 653
Views This Year : 31515
Who's Online : 0
Your IP Address : 44.210.151.5
Server Time : 2024-07-14
Baca Informasi Berita Aktual Dari Sumber terpercaya