Pesawat Patroli Maritim TNI AL CN235-220 MPA P 8301 Perkuat Operasi Tameng Papua 26, Tiba di Ambon

Jalesveva Jayamahe
Jalesveva Jayamahe

AMBON – Dalam langkah strategis memperkuat pengamanan wilayah perairan timur Indonesia, pesawat udara (Pesud) TNI Angkatan Laut jenis CN235-220 MPA P-8301 binaan Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) mendarat mulus di Bandara Internasional Pattimura, Ambon, Maluku pada Sabtu (18/4/2026).

Kedatangan pesawat patroli maritim canggih ini merupakan bagian dari pergerakan unsur udara dalam rangka Operasi Siaga Purla/Tameng Papua-26 Tahap II.

Pesawat dengan nomor registrasi P-8301 yang dikemudikan oleh Mayor Laut (P) Wisnu Akbar tersebut menempuh rute penerbangan dari Sorong menuju Ambon, dan dijadwalkan untuk melaksanakan Remain Over Night (RON) guna mendukung eskalasi operasi di kawasan perbatasan.

Prosesi penyambutan berlangsung khidmat di apron bandara. Pesawat yang menjadi “mata langit” TNI AL ini disambut dengan jajaran kehormatan atau prosesi Merflug yang dihadiri langsung oleh jajaran petinggi Komando Daerah Armada (Kodaeral) IX, antara lain Dansatrol Kodaeral IX, Kafasharkan Ambon, serta pejabat kesehatan dan perwira staf lainnya.

Kehadiran para pejabat ini menegaskan soliditas sinergi antar unsur dalam menjaga kedaulatan di wilayah perbatasan dan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

Operasi Tameng Papua-26 Tahap II secara khusus difokuskan pada peningkatan intensitas pengawasan maritim, pencegahan pelanggaran wilayah, serta penegakan hukum di laut.

Kehadiran pesawat CN235-220 MPA P-8301 menjadi aset vital karena dilengkapi dengan kemampuan deteksi dan sensor canggih yang mampu memantau aktivitas ilegal seperti illegal fishing dan pelanggaran batas wilayah di perairan Papua dan sekitarnya secara real-time.

Pesawat ini bukan sekadar alat transportasi udara, melainkan Maritime Patrol Aircraft (MPA) dengan daya jelajah panjang yang berfungsi sebagai komplementer kapal patroli.

Kemampuannya dalam mengirimkan data intelijen langsung ke pusat komando menjadikannya ujung tombak dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah kepulauan timur.

BACA JUGA :  Menpora Ucapkan Duka Cita atas Berpulangnya Verawaty Fadjrin

Setelah singgah dan melaksanakan koordinasi lebih lanjut di Ambon, unsur udara strategis milik TNI AL ini akan segera melanjutkan misi patroli sektor yang telah ditentukan dalam direktif operasi, memastikan perairan timur Indonesia tetap steril dari potensi ancaman.

(GRD/PEN)

Editor: Riky Rinovsky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *