AMBON – Opening Ceremony Salam Fest X Moluccas Digifest Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Pattimura Park, Ambon, Sabtu pagi (18/4/2026).
Di tengah hingar-bingar festival ekonomi digital dan syariah terbesar di Maluku ini, partisipasi Korps Wanita TNI Angkatan Laut (Kowal) Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX melalui tim “Dara Laut” sukses menjadi pusat perhatian publik.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian strategis “Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia (KTI)” dan “Road to Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI)” yang digelar selama tiga hari, 16–18 April 2026.
Kehadiran tim Dara Laut tidak sekadar memeriahkan panggung hiburan. Di balik koreografi yang energik, terselip misi besar untuk menunjukkan eksistensi dan peran prajurit wanita TNI AL di ranah pembangunan ekonomi daerah.
Prajurit Srikandi di Tengah Pusaran Ekonomi Digital
Mengusung tema “Kolaborasi Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Maluku yang Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan”, festival ini menjadi panggung strategis bagi Kowal untuk berbaur dan mengedukasi masyarakat.
Kehadiran tim Dara Laut menjadi simbol bahwa tugas TNI tidak melulu soal pertahanan, melainkan juga kontribusi nyata dalam pemberdayaan sosial-ekonomi.
Dalam lomba tari kreasi yang mempertemukan berbagai instansi, Dara Laut tampil memukau dengan balutan nuansa maritim. Penampilan mereka tidak hanya menghibur, tetapi juga menyiratkan pesan bahwa prajurit wanita adalah bagian tak terpisahkan dari masyarakat pesisir Maluku.
Semangat kompetisi yang sehat turut ditunjukkan oleh peserta lain seperti Brimob Polda Maluku, prajurit TNI AU, serta prajurit Yonif 733 Masarikku.
Namun, semangat kolaboratif yang diusung tim Dara Laut dinilai publik berhasil merepresentasikan profesionalisme TNI AL yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Festival ini bukan sekadar panggung hiburan. Sesuai data dari penyelenggara, kegiatan ini memfasilitasi puluhan UMKM lokal dan perbankan untuk memperluas akses pasar dan inklusi keuangan .
Dalam sesi pembukaan, Plt. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Maluku, Dhita Aditya Nugraha, menegaskan bahwa kolaborasi seluruh elemen termasuk TNI adalah kunci percepatan digitalisasi sistem pembayaran di Indonesia Timur.
“Kehadiran rekan-rekan Kowal Kodaeral IX hari ini adalah bukti bahwa sinergi antara otoritas moneter, pemerintah daerah, dan institusi pertahanan berjalan solid. Ini energi besar bagi pertumbuhan ekonomi Maluku,” ujar Gubernur Hendrik Lewerissa dalam sambutannya.
Partisipasi Kowal Kodaeral IX dalam kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa pendekatan pertahanan modern adalah pendekatan kesejahteraan.
Dengan hadir di tengah kegiatan ekonomi kerakyatan, TNI AL memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat serta memperkenalkan peran strategis prajurit wanita dalam mendukung visi Indonesia Emas.
(GRD/PEN)













