DanKodaeral XIV Ajak Siswa TK di Sorong Jelajah Pulau Doom, Tanamkan Wawasan Maritim dan Sejarah Sejak Dini

Dankodaeral XIV
Dankodaeral XIV

SORONG – Dalam upaya membangun karakter kebangsaan dan memperkenalkan kekayaan maritim Papua Barat Daya, Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut XIV (Dankodaeral XIV), Laksamana Muda TNI Djatmoko, S.T., M.M., CHRMP., memimpin langsung kegiatan Education Field Trip di Pulau Doom, Distrik Sorong Kepulauan, Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan yang melibatkan siswa-siswi TK Hang Tuah Sorong, PAUD Nala Sorong, dan SD Yapis Pulau Doom ini dikemas secara interaktif.

Kehadiran orang nomor satu di jajaran TNI AL Sorong tersebut sekaligus menegaskan komitmen Yayasan Hang Tuah (YHT) dalam mendukung edukasi generasi muda, khususnya di wilayah pesisir dan kepulauan.

Rombongan yang tiba di Dermaga Sahara Jetty disambut penuh kehangatan oleh para murid SD Yapis Pulau Doom.

Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Daerah Yayasan Hang Tuah Sorong, Ny. Maulina Djatmoko yang juga Ketua Daerah Jalasenastri Koarmada RI, menyampaikan pentingnya mengenal lingkungan sekitar sejak usia dini.

Usai memberikan bingkisan, Ny. Maulina bersama para siswa berkeliling Pulau Doom menggunakan becak, transportasi darat ikonik yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat setempat.

Laksamana Muda Djatmoko menyatakan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam membangun kedekatan emosional antara TNI AL dan masyarakat.

“Ini bukan sekadar jalan-jalan. Kami ingin anak-anak kita, terutama di usia emas ini, mengenal langsung lingkungan maritim. Mereka harus tahu bahwa Indonesia adalah negara kepulauan, dan alat transportasi seperti kapal serta becak di pulau ini adalah bagian dari keseharian kita. Ini adalah pondasi wawasan kebangsaan,” ujar Laksamana Djatmoko.

Mengenal Pulau Doom: Perpaduan Wisata Bahari dan Warisan Sejarah

Pulau Doom sendiri bukanlah destinasi biasa. Selain menyuguhkan pemandangan laut lepas yang memukau, pulau kecil ini menyimpan catatan sejarah penting sebagai bekas pusat pemerintahan Belanda (Onderafdeling) di timur Indonesia pada era Perang Dunia II.

BACA JUGA :  Danseskoal Tutup KKL Seskoal Angkatan 65 di PT Pindad: Perkuat Sinergi TNI AL dan Industri Pertahanan Nasional

Di pulau ini, anak-anak tidak hanya belajar tentang ekosistem laut, tetapi juga diperkenalkan pada peninggalan bersejarah seperti bunker pertahanan Jepang dan arsitektur rumah tua bergaya Eropa.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Kodaeral XIV, antara lain Asops Dankodaeral XIV, Komandan Satrol Kodaeral XIV, Komandan KRI Bawal-875, serta Pengurus Jalasenastri Kodaeral XIV.

Dengan melibatkan unsur pimpinan TNI AL secara langsung, Kodaeral XIV berharap program Education Field Trip ini dapat menjadi agenda rutin untuk menanamkan kecintaan generasi Papua terhadap laut serta memperkuat sinergi antara prajurit matra laut dan masyarakat pesisir.

(Gas/pen)

 

Editor: Riky Rinovsky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *