JAKARTA– Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin pagi.
Upacara yang berlangsung khidmat ini menjadi puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI dengan mengusung tema besar “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Kehadiran Presiden Prabowo di podium kehormatan disambut oleh jajaran pejabat tinggi negara, termasuk Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang turut hadir dalam barisan undangan kehormatan.
Suasana sakral langsung terasa ketika Kolonel Inf Priyo Handoyo selaku Komandan Upacara menyampaikan laporan resmi kepada Presiden.
Tepat setelahnya, dentuman 17 kali meriam menggema memecah langit Ibu Kota, diiringi bunyi sirene panjang. Dentuman tersebut merupakan simbol penghormatan atas tahun kemerdekaan sekaligus penanda resmi dimulainya prosesi upacara.
Momen yang paling dinantikan adalah pembacaan teks Proklamasi. Dengan lantang dan penuh wibawa, Presiden Prabowo Subianto membacakan langsung naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di hadapan seluruh peserta upacara.
Usai pembacaan naskah bersejarah tersebut, Presiden memimpin seluruh hadirin untuk melaksanakan Mengheningkan Cipta. Suasana hening menyelimuti Istana Merdeka sebagai bentuk penghormatan mendalam atas jasa para pahlawan yang telah gugur merebut kemerdekaan.
Dalam amanatnya, Presiden tidak hanya mengajak untuk mengenang jasa pahlawan, tetapi juga menyelipkan doa bagi saudara sebangsa yang sedang menghadapi ujian bencana alam di berbagai pelosok negeri.
“Saudara-saudara sekalian, marilah kita mengheningkan cipta, untuk mengenang arwah dan jasa para pahlawan kemerdekaan bangsa yang telah berkorban jiwa dan raga untuk kemerdekaan dan kehormatan bangsa Indonesia, serta mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di Sumatra, Nusa Tenggara Timur, dan wilayah-wilayah Indonesia lainnya. Mengheningkan Cipta, mulai,” ucap Presiden Prabowo dikutip dari rilis resmi Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal).
Upacara Detik-Detik Proklamasi ini tidak hanya menjadi agenda seremonial kenegaraan, tetapi juga menunjukkan kekuatan dan kesiapan alat negara. Kehadiran Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali di lokasi menegaskan sinergi dan dukungan penuh TNI Angkatan Laut dalam mengawal kedaulatan serta kesuksesan perayaan kemerdekaan.
Prosesi diakhiri dengan penuh khidmat, menandai 81 tahun bangsa Indonesia merdeka, sebuah refleksi perjalanan panjang menuju Indonesia yang berdaulat dan makmur.
(Gas/pen)














