Dua Kapal Perang China Sandar di Surabaya, Perkuat Kerja Sama Maritim Indonesia Tiongkok

Dua kapal Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA Navy), Qi Jiguang dan Kunlun Shan, bersandar di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak
Dua kapal Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA Navy), Qi Jiguang dan Kunlun Shan, bersandar di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak

SURABAYA – Dua kapal Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA Navy), Qi Jiguang dan Kunlun Shan, bersandar di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Minggu (2/8/2026).

Kunjungan atas undangan TNI Angkatan Laut ini menjadi tonggak penting dalam penguatan hubungan pertahanan dan diplomasi maritim kedua negara.

Kapal latih Qi Jiguang-83 yang dikomandani Captain Wang Guopinh tiba lebih dulu pada pukul 10.00 WIB, disusul kapal angkut serbu Kunlun Shan-998 di bawah komando Captain Yang Yi pada pukul 10.30 WIB. Proses sandar berlangsung aman dengan bantuan kapal tunda.

Penyambutan dipimpin oleh Asops Komandan Kodaeral V, Kolonel Laut (P) Didik Kusyanto, mewakili Laksda TNI Ali Triswanto. Turut hadir Kadisang Kodaeral V Kolonel Laut (T) Emil Syam, Kadisharkan Kolonel Laut (T) Dian Sasongko, serta jajaran perwira TNI AL lainnya.

Foto Kodaeral V
Foto Kodaeral V

Rangkaian upacara tradisi berlangsung hangat: ucapan selamat datang, pengalungan bunga kepada para komandan dan perwira, serta penampilan Tari Sepatkling khas Surabaya dari Sanggar Manunggal Cipta Mandiri. Tarian ini menjadi simbol penerimaan budaya sekaligus mempererat persahabatan antarprajurit.

 

“Saya meyakini bahwa hubungan baik yang dibangun melalui diplomasi angkatan laut tidak hanya mempererat kerja sama antarinstitusi, tetapi juga membangun persahabatan yang tulus di antara para prajurit kedua negara. Semangat saling menghormati, profesionalisme, dan kerja sama yang kita tunjukkan hari ini merupakan modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan maritim di masa depan demi terciptanya kawasan yang aman, damai, dan sejahtera,” ujar Komandan Kodaeral V dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kolonel Didik.

 

Kunjungan Strategis Perkuat Stabilitas Kawasan

Kedatangan dua kapal ini merupakan bagian dari kerja sama pertahanan yang semakin erat antara Indonesia dan Tiongkok. Dalam beberapa tahun terakhir, kedua negara rutin menggelar latihan bersama, kunjungan kapal perang, serta pertukaran taruna. Mekanisme dialog strategis di bidang pertahanan dan keamanan maritim juga terus diperkuat demi menjaga stabilitas kawasan.

Qi Jiguang-83 merupakan kapal latih canggih PLA Navy yang kerap digunakan dalam misi pelayaran jarak jauh dan diplomasi angkatan laut.

Sementara Kunlun Shan-998 adalah kapal kelas Amphibious Transport Dock (LPD) yang memiliki kemampuan operasi amfibi, bantuan kemanusiaan, dan tanggap bencana menunjukkan spektrum kerja sama yang luas dari militer hingga misi kemanusiaan.

Kunjungan ini diharapkan semakin memperkokoh rasa saling percaya dan profesionalisme antarangkatan laut dua negara besar di Asia, sekaligus menjadi pijakan bagi latihan maritim bersama yang lebih kompleks di masa mendatang.

Kapal perang Tiongkok
Kapal perang Tiongkok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *