JAKARTA– Semangat Jalesveva Jayamahe kembali berkibar di kancah internasional. Seorang perwira menengah TNI Angkatan Laut, Kolonel Marinir Yudo Herdyanto, M.Tr.Hanla., CRMP., sukses menuntaskan pendidikan strategis setara Lemhannas di National Defence University (NDU) Tiongkok, sekaligus membawa pulang tiga penghargaan prestisius.
Sejalan dengan Amanah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali adalah membangun prajurit Jalasena yang profesional, modern, dan berwawasan global. Hal ini diwujudkan melalui peningkatan kompetensi lewat pendidikan, termasuk pengiriman personel ke lembaga pendidikan luar negeri demi memperkuat daya saing TNI Angkatan Laut di kancah internasional.
Kolonel Yudo, alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan XLV Tahun 1999, resmi menyandang gelar Master of Military Science bidang National Security Strategy dalam upacara kelulusan yang digelar Kamis (23/7). Ia menempuh pendidikan bersama 54 peserta dari berbagai negara, dan berhasil mencuri perhatian lewat kedalaman analisis serta komunikasi strategisnya.
Tiga Penghargaan Sekaligus Bukti Keunggulan
Berdasarkan laporan resmi NDU, Kolonel Yudo dinilai memiliki dedikasi tinggi dan wawasan strategis yang luas. Keaktifannya dalam kegiatan akademik membuahkan tiga capaian membanggakan, Outstanding Paper pada The 9th International Defense Forum, melalui karya ilmiah “From Lone Wolf to Regional Resilience: Assessing Southeast Asian Counterterrorism Cooperation in an Era of Evolving Threats.” Star of Study, penghargaan sebagai peserta terbaik selama masa pendidikan.
Tiga sertifikasi kompetensi Bahasa Mandarin, meliputi HSK Level 1 dengan nilai sempurna, HSK Level 3, dan HSKK menegaskan kemampuannya dalam diplomasi pertahanan internasional.
Tesisnya yang berjudul “The Deployment of the Indonesian National Armed Forces’ Special Operations Command (Koopssus TNI) in Countering Terrorism Acts at Home and Abroad, Reviewed from a Legal Aspect” juga mendapat pengakuan tinggi dari para pembimbing karena dinilai memiliki kualitas akademik, nilai teoretis, dan manfaat praktis yang kuat.
Selain menyelesaikan studi dengan gemilang, Kolonel Yudo dipercaya menjadi pemapar dalam sejumlah forum diskusi strategis internasional. Ia aktif menyampaikan gagasan-gagasan strategis yang memperkuat posisi Indonesia dalam wacana keamanan global. Perpaduan antara ketajaman militer dan kemampuan bahasa asing menjadikannya representasi prajurit TNI AL yang adaptif di era diplomasi modern.
Keberhasilan ini tidak hanya mengharumkan nama pribadi, tetapi juga memperkokoh citra TNI Angkatan Laut sebagai institusi yang terus mendorong pengembangan sumber daya manusia berkelas dunia. Jalesveva Jayamahe, di laut kita jaya dan di daratan akademik global, prajurit TNI AL pun membuktikan keunggulannya.
(Gas/pen)














