SAINT PETERSBURG – Dalam langkah diplomasi pertahanan yang semakin intensif, delegasi tinggi TNI Angkatan Laut yang dipimpin langsung oleh Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali melaksanakan kunjungan kehormatan dan pertemuan strategis dengan Commander in Chief of the Russian Navy, Admiral of the Fleet Alexander Alekseyevich Moiseyev.
Agenda yang bertepatan dengan kemeriahan perayaan Hari Angkatan Laut Rusia ini dilaksanakan di Russian Navy’s Main Headquarters Admiralty, Saint Petersburg.
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan forum konkret untuk menyelaraskan visi menjaga stabilitas kawasan. Dalam dialog tertutup yang berlangsung hangat nan produktif tersebut, kedua pemimpin angkatan laut membahas peta jalan kerja sama strategis ke depan.
Sejumlah poin krusial berhasil dirumuskan, meliputi peningkatan intensitas dan kompleksitas latihan bersama, pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di bidang maritim, penguatan kapasitas pertahanan dan transfer teknologi keangkatanlautan, hingga eksplorasi mendalam di sektor kerja sama industri pertahanan strategis.
Menggaungkan visi besar Presiden RI Prabowo Subianto, Laksamana Ali menekankan bahwa TNI AL berkomitmen membangun arsitektur keamanan regional yang inklusif.
“Peningkatan hubungan kerja sama dengan negara sahabat merupakan implementasi tugas diplomasi Angkatan Laut sebagaimana diamanatkan konstitusi. Ini bukan soal membangun aliansi, melainkan tentang membangun kepercayaan dan persahabatan (confidence building measure) yang menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kapasitas pertahanan serta menjamin stabilitas maritim, sesuai prinsip ‘Thousand Friends, Zero Enemy’,” tegas Laksamana Ali dalam keterangan resminya.
Diplomasi level tinggi ini menjadi bukti nyata bahwa Indonesia tidak hanya menjadi penonton dalam geopolitik global, tetapi aktif melangkah untuk menciptakan keseimbangan.
Kebijakan bebas aktif diterjemahkan secara elegan dengan merangkul semua kekuatan sahabat demi terciptanya perdamaian dan rasa saling menghormati antar bangsa.
Usai sesi diskusi strategis, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dan delegasi melanjutkan agenda dengan meninjau langsung Admiralty Shipyard, jantung industri pertahanan maritim Rusia.
Di galangan kapal legendaris yang memiliki kemampuan teknologi tinggi dalam memproduksi kapal selam dan kapal permukaan ini, Kasal beserta jajaran melihat dari dekat potensi kolaborasi yang dapat memperkuat postur pertahanan laut Indonesia di masa depan.
Turut mendampingi Kasal dalam lawatan penting ini sejumlah perwira tinggi TNI AL, di antaranya Panglima Komando Armada RI, Asisten Perencanaan (Asrena) Kasal, Asisten Intelijen (Asintel) Kasal, Asisten Operasi (Asops) Kasal, serta Atase Pertahanan RI di Moskow.
Kehadiran jajaran utama ini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam menindaklanjuti setiap peluang sinergi pertahanan yang dihasilkan dari pertemuan puncak ini.
(GRD/PEN)














