RUSIA – Semangat prajurit Jalasena di perantauan berkobar. Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, didampingi Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, melakukan kunjungan strategis ke markas Satuan Tugas (Satgas) Bilateral Exercise Orruda 2026 di Vladivostok, Rusia, pada Sabtu (25/7).
Kunjungan ini bukan sekadar inspeksi, melainkan wujud nyata kehadiran negara untuk memastikan kesiapan tempur, diplomasi, dan moral prajurit di kancah internasional.
Latihan bersama yang melibatkan TNI AL dan Angkatan Laut Federasi Rusia (Russian Federation Navy/RFN) ini menjadi panggung penting penguatan interoperabilitas dua kekuatan maritim.
Setibanya di lokasi, rombongan petinggi TNI AL disambut hangat oleh jajaran petinggi Angkatan Laut Rusia. Tampak hadir Commander of the Pacific Fleet Admiral Victor Nikolaeich Liina, Chief of Staff–First Deputy Commander of the Pacific Fleet Vice Admiral Denis Valentinovich Berezovsky, serta Commander of the Primorsky Flotilla of Diverse Forces Rear Admiral Alexander Bagdasarov.
Kehadiran para pejabat tinggi ini menandakan betapa pentingnya hubungan bilateral maritim kedua negara.
Dalam arahannya, Laksamana Madya TNI Denih Hendrata menekankan tiga pilar utama yang harus dipegang teguh oleh seluruh personel Satgas.
“Jaga disiplin, tunjukkan profesionalisme, dan junjung tinggi nama baik bangsa. Kalian adalah duta diplomasi Indonesia. Tunjukkan jati diri prajurit Jalasena yang tangguh dan militan, sekaligus bangun persahabatan erat dengan Angkatan Laut Federasi Rusia,” tegas Pangkoarmada RI di hadapan para prajurit.
Latihan Orruda 2026 sendiri merupakan wujud penguatan diplomasi pertahanan Indonesia di mata dunia. Lebih dari sekadar manuver taktis, latihan ini menjadi jembatan strategis peningkatan kerja sama bilateral, transfer pengetahuan, dan membangun kepercayaan antara dua angkatan laut.
Kunjungan ini diharapkan mampu menjadi pelecut semangat bagi para prajurit yang sedang bertugas jauh dari tanah air, memastikan bahwa setiap langkah mereka di geladak kapal di perairan Vladivostok adalah bagian dari kontribusi besar menjaga kedaulatan maritim dan perdamaian dunia.
(Dispen Koarmada RI)














