NATUNA – Personel Polres Natuna melaksanakan pengamanan dan pelayanan prima terhadap aktivitas naik-turun penumpang KM Sabuk Nusantara 48 yang sandar di Pelabuhan Subi, Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran transportasi laut di wilayah terluar Indonesia.
Pengamanan dimulai sejak pukul 07.30 WIB, melibatkan sinergi solid antara personel Kepolisian, lima petugas Dinas Perhubungan, dan dua petugas Syahbandar setempat.
Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Effendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla menegaskan bahwa kehadiran petugas merupakan bentuk perlindungan, pengayoman, dan pelayanan maksimal kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut.
“Kami ingin memastikan setiap proses, mulai dari debarkasi, embarkasi, hingga aktivitas bongkar muat barang berjalan dengan aman, tertib, dan tanpa hambatan. Ini adalah tanggung jawab kami untuk menciptakan rasa aman bagi seluruh warga,” ujar AKBP Novyan.
Selain melakukan pengaturan arus penumpang, petugas gabungan juga melakukan pengecekan dan pendataan ketat terhadap barang muatan kapal.
Langkah preventif ini dilakukan untuk mengantisipasi masuknya barang ilegal atau berbahaya yang dapat mengganggu ketertiban di kawasan pelabuhan.
Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat sebanyak 68 penumpang turun (debarkasi) di Pelabuhan Subi, sementara 32 penumpang lainnya melakukan embarkasi untuk melanjutkan perjalanan.
Sebanyak 137 penumpang lainnya tetap berada di atas kapal untuk meneruskan pelayaran. Seluruh proses berjalan lancar dan kondusif.
Setelah seluruh rangkaian pelayanan dan pengamanan selesai dilaksanakan, KM Sabuk Nusantara 48 kembali bertolak meninggalkan Pelabuhan Subi sekitar pukul 09.00 WIB, melanjutkan pelayarannya menuju Pelabuhan Pulau Panjang.
Kehadiran aparat gabungan ini diharapkan dapat terus meningkatkan kepercayaan publik terhadap keamanan transportasi laut di Kabupaten Natuna.
(GRD)














