NATUNA – Potensi besar sektor perkebunan masyarakat di Kabupaten Natuna terus didorong melalui pengembangan bibit kelapa varietas unggul lokal.
Program yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Pertanian RI ini menjadi salah satu pilar strategis penguatan ekonomi daerah berbasis sumber daya alam.
Fasilitas pembibitan tersebut berlokasi di Air Buluh, Desa Cemaga Tengah, Kecamatan Bunguran Selatan. Saat ini, sebanyak 39.600 bibit kelapa unggul lokal tengah dikembangkan di atas lahan seluas 350 hektare yang dialokasikan langsung oleh Pemerintah Kabupaten Natuna.
Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris, meninjau langsung perkembangan program ini dalam rangkaian kunjungan kerja di Natuna, Rabu (1/7/2026) sore.
Dalam peninjauan tersebut, ia menyampaikan keyakinannya bahwa sektor perkebunan merupakan potensi unggulan daerah yang menjanjikan, terlebih dengan ketersediaan lahan yang luas dan prospektif di Kabupaten Natuna.
“Sektor perkebunan merupakan salah satu sektor strategis yang dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan perekonomian masyarakat di daerah,” tegas Nyanyang Haris di sela-sela peninjauan.
Ia mengapresiasi langkah pengembangan bibit kelapa varietas unggul lokal ini. Menurutnya, penggunaan varietas lokal yang adaptif terhadap kondisi geografis Natuna menjadi kunci penting dalam meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat secara berkelanjutan.
Tidak sekadar meninjau kondisi fisik pembibitan, Wagub Nyanyang Haris juga meluangkan waktu berdialog langsung dengan pengelola program dan para pemangku kepentingan terkait.
Diskusi tersebut membahas perkembangan terkini program, tingkat kesiapan lahan, serta skema rencana distribusi bibit kepada masyarakat petani.
Pendekatan dialogis ini dilakukan guna memastikan bahwa dukungan pendanaan yang telah diberikan pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Perkebunan benar-benar berjalan optimal dan tepat sasaran. Harapannya, bantuan bibit unggul ini mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani lokal.
Pengembangan bibit kelapa unggul lokal ini diharapkan mampu menjadi katalis penguatan sektor perkebunan di Kabupaten Natuna. Lebih dari itu, program ini juga merepresentasikan sinergi solid antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, dan Pemerintah Kabupaten Natuna dalam membangun sektor pertanian dan perkebunan yang berkelanjutan.
Dengan pengelolaan yang terarah, potensi kelapa lokal Natuna diproyeksikan tidak hanya memenuhi kebutuhan daerah, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk perkebunan masyarakat setempat.
(GRD/hms)














