Sekjen Kemhan RI Pantau Langsung Pendidikan Prajurit SPPI di Kolat Koarmada I, Pastikan Kualitas SDM Pertahanan

Letjen TNI Tri Budi Utomo meninjau Satdik SPPI Menart 1 Mar dan Kolat Koarmada I
Letjen TNI Tri Budi Utomo meninjau Satdik SPPI Menart 1 Mar dan Kolat Koarmada I

JAKARTA – Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Sekjen Kemhan RI), Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, melaksanakan kunjungan kerja strategis ke jajaran Komando Armada I (Koarmada I) pada Selasa (30/06/2026).

Kedatangan orang nomor satu di jajaran birokrasi Kemhan ini disambut langsung oleh Panglima Koarmada I, Laksamana Muda TNI Haris Bima Bayuseto, S.E., M.Si., M.Tr. Opsla, di Komando Latih (Kolat) Koarmada I, Sunter, Jakarta Utara.

Fokus utama kunjungan ini adalah meninjau secara langsung proses penyelenggaraan pendidikan di dua Satuan Pendidikan (Satdik) unggulan, yakni Satdik SPPI Menart 1 Marinir dan Satdik SPPI Kolat Koarmada I.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Pertahanan dalam mengawal ketat pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) pertahanan laut sejak dini.

Dalam penyambutannya, Laksamana Muda Haris Bima Bayuseto menekankan bahwa seluruh aktivitas pendidikan tetap berjalan normal dan dinamis sesuai kurikulum yang telah ditetapkan, meskipun terdapat agenda peninjauan dari pimpinan pusat.

“Kami memastikan proses belajar mengajar tidak terganggu. Justru kehadiran Bapak Sekjen menjadi motivasi bagi para peserta didik dan pelatih,” ujarnya.

Pihak Satdik juga telah menyiapkan langkah antisipatif dan transparansi data dengan menyediakan informasi detail mengenai personel yang memerlukan perhatian khusus.

Data tersebut mencakup riwayat kesehatan peserta didik yang sedang dalam kondisi sakit berat, kondisi kehamilan, serta hasil rekam jejak seleksi. Langkah ini diambil untuk memastikan evaluasi pembinaan berjalan humanis dan tepat sasaran.

Letjen TNI Tri Budi Utomo dalam keterangannya menyatakan bahwa peninjauan ini bukan sekadar inspeksi rutin, melainkan upaya memastikan bahwa investasi negara di bidang pendidikan militer berjalan optimal.

“Kita ingin memastikan bahwa proses link and match antara kurikulum, fasilitas, dan kesehatan peserta didik berjalan sempurna. Output yang kita harapkan adalah lahirnya prajurit TNI AL yang tidak hanya profesional secara teknis, tetapi juga tangguh secara fisik dan mental,” tegas Letjen Tri Budi.

Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi pengawasan antara Kemhan dan satuan operasional TNI Angkatan Laut.

Dengan berfungsinya Satdik SPPI secara maksimal, TNI AL optimis dapat memenuhi kebutuhan alutsista dan sistem pertahanan modern dengan operator-operator handal dimasa depan.

(GRD/pen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *