NATUNA – Dalam langkah preventif menjaga ketahanan kesehatan prajurit dan keluarga, Komandan Batalyon Komposit 1 Gardapati menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna menggelar sosialisasi bahaya, cara penularan, serta pencegahan penyakit HIV/AIDS.
Kegiatan ini menyasar prajurit dan ibu-ibu Persatuan Istri Tentara (Persit) sebagai ujung tombak kesehatan keluarga di lingkungan militer.
Bertempat di Markas Batalyon Komposit 1 Gardapati, suasana penuh antusiasme terlihat sejak pembukaan acara. Komandan Batalyon Komposit 1 Gardapati dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada Dinas Kesehatan Natuna yang telah bersinergi memberikan penyuluhan.
“Kerja sama ini sangat berharga agar kita memperoleh informasi yang akurat dan terpercaya. Kita tidak hanya mempelajari cara mencegah penularan, tetapi juga menghilangkan pandangan keliru terhadap penyakit ini. Kesehatan diri dan keluarga adalah modal utama menjalankan tugas negara,” tegasnya.
Narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna memaparkan materi secara lugas dan interaktif. Peserta dibekali pengetahuan tentang cara penularan HIV/AIDS, pengenalan tanda-tanda awal, pentingnya pemeriksaan dini, serta langkah-langkah perlindungan yang aman dan sesuai standar kesehatan.
Sesi tanya jawab dibuka lebar, menciptakan forum diskusi yang cair dan langsung menjawab berbagai kekhawatiran peserta. Dari pertanyaan seputar stigma sosial hingga teknis pencegahan di lingkungan keluarga, semua diulas tuntas oleh tenaga kesehatan.
Pantauan di lokasi, para prajurit dan ibu Persit tampak serius menyimak, mencatat poin penting, dan aktif bertukar pengalaman. Salah seorang ibu Persit mengaku lega bisa memahami lebih dalam cara melindungi keluarga tanpa rasa takut berlebihan.
“Selama ini masih banyak mitos yang membingungkan. Dengan sosialisasi ini, kami jadi tahu fakta sebenarnya dan langkah nyata menjaganya,” tuturnya.
Acara berlangsung tertib, lancar, dan sarat semangat kebersamaan. Sinergi antara satuan militer dan instansi kesehatan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang sadar dan peduli terhadap kesehatan.
Tidak hanya menjaga imunitas fisik, tetapi juga membentengi keluarga besar Batalyon Komposit 1 Gardapati dari ancaman penyakit menular yang masih menjadi perhatian global.
Dengan bekal pemahaman yang benar, diharapkan para prajurit dan Persit mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya, mematahkan stigma, serta ikut menyebarluaskan informasi pencegahan HIV/AIDS.
Kesehatan yang prima adalah pondasi kokoh bagi pengabdian tanpa batas kepada bangsa dan negara.
(Pen/GRD)














