Berpihaklah kepada Rakyatmu Pesan Mendalam Sumitro untuk Prabowo

Presiden Indonesia Prabowo Subianto
Presiden Indonesia Prabowo Subianto

BOGOR – Di tengah upaya besar mewujudkan Indonesia Emas 2045, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa integritas dan keberpihakan kepada rakyat adalah fondasi utama keberhasilan sebuah program nasional.

Hal ini ditekankannya saat berbicara mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah inisiatif strategis yang menyentuh langsung hajat hidup masyarakat.

Saat menghadiri acara Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Rabu (3/6/2026), Presiden menyampaikan pesan penuh makna dari mendiang ayahnya, Prof. Sumitro Djojohadikusumo. Pesan tersebut kini menjadi kompas moral dalam setiap kebijakan yang ia ambil.

Di hadapan para peserta, Presiden Prabowo mengenang nasihat ayahnya yang menjadi panduan saat ia dihadapkan pada keputusan sulit. Nasihat itu pula yang mendorongnya untuk melakukan pembenahan menyeluruh pada tubuh pelaksana program MBG setelah ditemukannya sejumlah indikasi penyimpangan dan kejanggalan.

“Kalau suatu saat kau dalam keadaan bingung, atau keadaan ragu-ragu, ingat, berpihaklah selalu kepada rakyatmu,” ujar Presiden mengutip pesan Prof. Sumitro Djojohadikusumo.

Atas dasar itulah, Kepala Negara menegaskan tidak akan memberi toleransi sedikit pun terhadap segala bentuk penyimpangan yang berpotensi menghambat tujuan mulia program MBG. Ia mengaku telah menerima berbagai laporan terkait kekurangan hingga indikasi ketidakjujuran dalam pengelolaan program.

Presiden Prabowo meyakini bahwa keberhasilan sebuah program sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan di dalamnya. Oleh karena itu, langkah evaluasi dan pergantian sejumlah pihak dilakukan tanpa ragu.

“Pemimpin baik, organisasi baik. Pemimpin tidak baik, organisasi tidak baik. Apalagi pemimpin tidak benar, tidak kompetensi, atau tidak jujur,” tegasnya.

Prabowo menekankan bahwa Program MBG bukan sekadar program distribusi makanan bergizi. Lebih dari itu, ini adalah investasi besar negara dalam membangun kualitas generasi masa depan Indonesia. Seluruh pihak yang terlibat wajib menjaga amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab.

Pesan Keras untuk Pengelola MBG: “Setia dan Loyal, atau Minggir”

Presiden menaruh harapan besar kepada para lulusan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang telah dipersiapkan secara khusus untuk memimpin dan mengelola dapur-dapur MBG di seluruh Indonesia.

“Kita telah mendidik saudara, merekrut saudara, menggembleng saudara, menanam nilai-nilai cinta tanah air, nilai-nilai pengabdian kepada negara dan bangsa,” ujarnya.

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah, Presiden memastikan akan memperkuat sistem pengawasan dengan melibatkan aparat penegak hukum dan lembaga pengawas. Setiap rupiah anggaran negara harus digunakan sesuai tujuan.

Dengan nada tegas, Presiden menutup pidatonya dengan peringatan yang lugas dan penuh wibawa.

“Makan ini pekerjaan yang mulia bagi kita. Dan ini harus berhasil, akan berhasil. Kalian bagian penting. Kalau kalian tidak bekerja dengan baik, kalau kalian tidak sungguh-sungguh, kalau kalian tidak setia dan loyal, silakan minggir. Yang penting kepentingan rakyat di atas semua kepentingan,” pungkas Kepala Negara.

(GRD/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *