SHANGHAI — Dalam balutan misi diplomasi maritim, semangat spiritual tetap membara. Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-73 yang tergabung dalam Satuan Latihan Kartika Jala Krida (Satlat KJK) 2026 melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah dengan penuh khidmat di atas geladak KRI Bima Suci.
Momen ibadah spesial ini berlangsung pada Rabu (27/05/2026) pukul 06.00 waktu setempat, saat kapal latih tiang tinggi kebanggaan TNI Angkatan Laut tersebut tengah bersandar di Port of Shanghai, China.
Seluruh prajurit dan Taruna Muslim menggelar sajadah di dek kapal, berjamaah di tengah dinginnya angin laut dan megahnya cakrawala Negeri Tirai Bambu. Lantunan takbir berkumandang, menegaskan keimanan di tengah penugasan internasional.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama TNI Tunggul, menekankan bahwa momentum ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan juga pembinaan mental bagi para calon perwira TNI AL.
“Momentum Idul Adha di atas KRI Bima Suci menjadi wujud pembinaan mental dan spiritual bagi prajurit serta Taruna AAL selama menjalankan misi pelayaran Lattek Kartika Jala Krida 2026. Ini meningkatkan keimanan sekaligus mempererat rasa kekeluargaan antarpersonel,” ujar Tunggul dalam keterangannya pada Kamis (28/5/2026) .
Usai sholat, suasana hangat dan penuh kebersamaan tercipta dalam acara halal bihalal dan ramah tamah. Momen ini menjadi pelepas rindu akan kampung halaman serta memperkuat soliditas 79 Taruna dan para perwira pendamping yang telah menempuh ribuan mil laut.
KRI Bima Suci sendiri tengah berada di etape keenam pelayaran muhibahnya. Sebelumnya, kapal ini sukses melaksanakan diplomasi persahabatan melalui Courtesy Call dan Deck Reception bersama pejabat Angkatan Laut Shanghai.
Pelayaran ini merupakan misi strategis Kartika Jala Krida 2026 yang menempuh jarak total 16.877 Nautical Mile selama 124 hari, melintasi delapan negara sahabat mulai dari Surabaya hingga Jepang.
Sesuai rencana, KRI Bima Suci akan kembali mengarungi lautan, melanjutkan perjalanan dari Shanghai pada hari ini, 28 Mei 2026, menuju etape berikutnya untuk meneruskan misi diplomasi maritim sebagai Duta Bangsa.
(GRD/pen)














