ANAMBAS – Dalam rangka melanjutkan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun 2026, personil Kodim 0318/Natuna menunjukkan kepeduliannya terhadap ketahanan pangan lokal. Bertempat di Desa Pian Pasir, Senin (11/05/2026), para prajurit bahu-membahu dengan para petani setempat mengikuti kegiatan penyuluhan pertanian intensif.
Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) para petani di wilayah pesisir Anambas. Penyuluhan ini merupakan respons terhadap tantangan lahan terbatas dan kondisi tanah yang kurang subur di daerah kepulauan.
“Kami menghadirkan tenaga pendamping dari Dinas Pertanian setempat untuk memberikan materi tentang teknik hidroponik sederhana serta pemanfaatan lahan pekarangan. Ini penting agar warga tidak hanya bergantung pada pasokan dari luar, tetapi bisa mandiri pangan.
Para personil tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga ikut serta dalam praktik langsung pembuatan pupuk organik dari limbah rumah tangga dan rumput laut.
Warga Desa Pian Pasir menyambut antusias keterlibatan aparat TNI yang sigap membantu mengolah tanah dan mendistribusikan bibit sayur cepat panen seperti kangkung dan bayam.
Salah satu warga, Pak Hasan (45), mengaku senang mendapatkan ilmu baru. “Biasanya kami kesulitan karena tanahnya berpasir. Sekarang diajari pakai media polybag dan kompos. TNI tidak hanya menjaga kami, tetapi juga mengajarkan kami cara bertahan,” tuturnya.
TMMD ke-128 di Anambas sendiri mengusung tema sinergi untuk kesejahteraan. Selain fisik seperti pembangunan jalan dan sanitasi, non-fisik seperti penyuluhan pertanian ini dinilai strategis untuk mencegah kerawanan pangan di masa depan.
Dengan semangat gotong royong, kegiatan ditutup dengan penanaman bibit secara simbolis di lahan contoh milik kelompok tani setempat. Kodim 0318/Natuna berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut secara swadaya oleh masyarakat bahkan setelah program TMMD usai.
(GRD/pen)













