Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali Berpesan Bagi 67 Jamaah Haji TNI AL: Insyaallah Menjadi Haji Mabrur

keberangkatan 67 personel dan Keluarga Besar Tentara (KBT) TNI AL
keberangkatan 67 personel dan Keluarga Besar Tentara (KBT) TNI AL

JAKARTA – Suasana khidmat menyelimuti Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (6/5). secara resmi melepas keberangkatan 67 personel dan Keluarga Besar Tentara (KBT) TNI AL yang tergabung dalam Jamaah Haji Tim Pelaksana Urusan Haji (Timlak Urhaj) Tahun 1447 H/2026 M.

Pelepasan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud pembinaan mental spiritual yang menjadi perhatian utama pimpinan TNI AL bagi prajuritnya.

Mewakili Kasal, Inspektur Jenderal TNI AL (Irjenal) Laksdya TNI Achmad Wibisono memimpin langsung prosesi pelepasan yang dihadiri Pejabat Utama Mabesal, pejabat Kotama wilayah Jakarta, serta keluarga para calon jamaah.

Rangkaian acara berlangsung penuh haru, diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an, laporan kesiapan jamaah, hingga prosesi simbolis pelepasan yang ditutup dengan doa bersama. Doa dipanjatkan agar para jamaah senantiasa diberi keselamatan, kelancaran ibadah, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

Dalam amanatnya yang dibacakan Irjenal, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menekankan bahwa panggilan ke Baitullah bukan sekadar anugerah pribadi, melainkan amanah yang membawa nama baik TNI Angkatan Laut dan bangsa Indonesia.

“Insyaallah menjadi Haji Mabrur, Jagalah nama baik prajurit TNI AL dan warga negara Indonesia selama berada di tanah suci. Taatilah aturan pemerintah Indonesia maupun Arab Saudi, serta ikuti arahan petugas kesehatan dan pembimbing ibadah,” tegas Kasal dalam amanatnya.

Lebih lanjut, Kasal berpesan agar para jamaah tetap waspada terhadap aspek keamanan dan kesehatan, namun tetap menjalankan setiap rangkaian ibadah dengan khusyuk dan tulus, semata-mata mengharap rida Allah SWT. Pesan ini menjadi bekal moral yang kuat bagi 67 jamaah yang akan menunaikan Rukun Islam kelima.

Keberangkatan jamaah Timlak Urhaj TNI AL ini tidak dilakukan tanpa persiapan. Selama dua bulan terakhir, para calon jamaah telah menjalani bimbingan Manasik Haji intensif sebanyak tujuh kali, mencakup teori dan praktik. Tujuannya adalah memastikan setiap personel memiliki kesiapan ilmu dan kemandirian dalam beribadah setibanya di Tanah Suci.

BACA JUGA :  Karantina Di Asrama Haji Akhirnya 28 Pasien OTG Sembuh

Sesuai jadwal, para jamaah akan memasuki Asrama Haji Pondok Gede pada 14 Mei 2026. Mereka dijadwalkan terbang menuju Bandara King Abdul Aziz, Arab Saudi, pada 15 Mei 2026, bergabung dalam Gelombang II Kloter 28 JKG. Kepulangan ke Tanah Air direncanakan pada 24 Juni 2026.

Kegiatan ini menegaskan komitmen TNI AL dalam memberikan dukungan moril dan spiritual bagi prajurit serta keluarganya, sekaligus mempererat rasa bangga sebagai keluarga besar TNI Angkatan Laut.

(GRD/pen)

Editor: Riky Rinovsky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *