TMMD ke 128 Anambas: Dandim 0318 Natuna Pimpin Cek RLTH Ibu Sarifah, Wujud Nyata TNI Membangun Desa

Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RLTH)
Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RLTH)

SIANTAN UTARA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 di Kabupaten Kepulauan Anambas memasuki tahap krusial. Menjelang pembukaan resmi, Personel Kodim 0318/Natuna bergerak cepat melakukan pengecekan pendahuluan terhadap sasaran fisik utama, yakni Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) milik Ibu Sarifah di Kampung Pian Pasir, Desa Mubur, Kecamatan Siantan Utara, Kamis (23/04/2026).

Kegiatan pra-TMMD ini menjadi bukti keseriusan jajaran TNI Angkatan Darat dalam mengawal pembangunan infrastruktur kesejahteraan rakyat di wilayah perbatasan dan kepulauan.

Komandan Kodim 0318/Natuna, Kolonel Inf Ruruh Sejati, menekankan bahwa verifikasi lapangan ini bersifat wajib guna memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran dan sesuai dengan tingkat urgensi warga kurang mampu.

Dari hasil asesmen di lokasi, rumah panggung sederhana milik Ibu Sarifah teridentifikasi dalam kategori Rusak Berat (RB).

Tim pendahuluan Kodim Natuna mencatat sejumlah titik kritis yang membutuhkan penanganan segera, antara lain: konstruksi dinding papan yang telah lapuk dimakan usia dan cuaca ekstrem laut, lantai panggung yang keropos dan membahayakan penghuni, serta atap seng yang bocor di berbagai sisi sehingga tidak layak huni saat hujan turun.

Pengecekan ini melibatkan Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) setempat. Mereka tidak hanya mengukur dimensi bangunan, tetapi juga mendata kebutuhan material prioritas seperti kayu balok, semen, papan, dan seng gelombang yang akan dikerjakan selama satu bulan penuh pelaksanaan TMMD.

Pesan Tegas Dandim: Bekerja dengan Hati, Bukan Sekadar Target

Di tengah terik matahari pesisir Siantan Utara, Kolonel Inf Ruruh Sejati memberikan arahan khusus kepada para prajuritnya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan TMMD bukan hanya diukur dari selesainya bangunan fisik, melainkan dari seberapa besar senyum dan rasa aman yang terpancar dari warga.

BACA JUGA :  Sinergi TNI AL dan Komunitas Wujudkan Rumah Impian Ibu Adinar di Nias Selatan

“Saya minta seluruh personel Kodim Natuna untuk tetap semangat dalam membantu warga kita yang membutuhkan, khususnya dalam program RLTH ini. Ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kerja keras kalian di Kampung Pian Pasir akan membawa senyum bagi Ibu Sarifah dan keluarganya. Laksanakan tugas dengan hati yang ikhlas, jaga nama baik satuan, dan utamakan keselamatan kerja,” tegas Dandim.

Pesan tersebut langsung memicu semangat gotong royong di lapangan. Para prajurit berkomitmen untuk bekerja maksimal mengingat akses menuju lokasi TMMD di Desa Mubur membutuhkan perjuangan ekstra, baik melalui jalur laut maupun darat yang berbukit.

Sementara itu, di sudut rumahnya yang mulai reyot, Ibu Sarifah tak kuasa menahan haru. Wanita paruh baya yang sehari-hari hidup sederhana ini mengaku tidak pernah menyangka rumahnya akan menjadi prioritas program TNI.

“Saya hanya bisa berdoa. Selama ini kalau hujan deras, saya dan keluarga tidak bisa tidur nyenyak karena takut air masuk dan angin merobohkan dinding. Saya sangat bersyukur rumah saya diperhatikan. Terima kasih Pak TNI, semoga Tuhan membalas kebaikan bapak-bapak semua,” ucap Ibu Sarifah dengan mata berkaca-kaca saat ditemui tim pendahuluan.

Perlu diketahui, TMMD ke-128 di Kabupaten Kepulauan Anambas tidak hanya berfokus pada pembangunan atau rehab Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) .

Program lintas sektoral ini juga akan menyentuh pembangunan infrastruktur jalan penghubung antar kampung, normalisasi drainase, serta penyuluhan bela negara dan kesehatan masyarakat.

Dengan adanya kegiatan pengecekan pendahuluan dan suntikan moril dari Komandan Kodim 0318/Natuna, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan TMMD yang akan berlangsung selama 30 hari ke depan dapat berjalan lancar, aman, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Siantan Utara. TMMD ke-128 adalah komitmen TNI untuk hadir membangun Indonesia dari pinggiran.

BACA JUGA :  Letjen TNI Mar Dr. Endi Supardi Resmi Jabat Pangkormar Pertama Sejarah Baru Korps Marinir

(Pen/grd)

 

Editor: Riky Rinovsky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *