JAKARTA – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, secara resmi dijadwalkan mendapatkan mandat delegasi untuk membuka perhelatan akbar APPMBGI National Summit 2026.
Konfirmasi ini mempertegas keseriusan pemerintah dalam menggandeng para pengusaha dan pengelola dapur lokal guna menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) nasional.
Acara berskala nasional yang digagas oleh Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) ini akan berlangsung pada Sabtu-Minggu, 25-26 April 2026 di Gedung APPMBGI (MBG C2 Centre), Jalan Kalisari Raya No. 47, Pekayon, Jakarta Timur.
Kepastian kehadiran Menko Pangan tersebut tertuang dalam surat resmi Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia bernomor B-08/KSN/SWP/KM.01.00/04/2026. Dalam surat yang ditandatangani Plt. Sekretaris Wakil Presiden, Al Muktabar, disebutkan bahwa undangan pembukaan yang semula dialamatkan kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kini dilimpahkan kepada Menko Bidang Pangan sesuai kewenangan koordinasi penyelenggaraan program MBG.
Mengusung Tema Besar: “Dari Pangan Bergizi Menuju Kecerdasan Bangsa”
Mengangkat tema “Dari Pangan Bergizi Menuju Kecerdasan Bangsa”, summit ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial. Lebih dari itu, forum ini menjadi wadah konsolidasi nasional untuk mempertemukan para pemangku kepentingan, mulai dari operator dapur, rantai pasok, hingga jajaran kementerian.
Ketua Umum DPP APPMBGI, Dr. Ir. Abdul Rivai Ras, M.M., M.S., M.Si. (Bro Rivai), menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata menyatukan visi pengelolaan dapur MBG yang profesional, higienis, dan terukur.
“National Summit ini bukan sekadar seremoni. Kami ingin memastikan setiap pengelola dapur memiliki standar tinggi untuk mencetak generasi bangsa yang cerdas melalui asupan pangan berkualitas. Ini adalah kerja besar untuk masa depan Indonesia,” ujar Bro Rivai.
Selain pembukaan oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan, APPMBGI National Summit 2026 juga dipastikan akan dihadiri oleh sederet pejabat tinggi negara dan tokoh nasional yang akan menjadi pembicara kunci. Kehadiran lintas kementerian ini menandakan pendekatan whole-of-government dalam tata kelola pangan bergizi.
Beberapa tokoh yang dijadwalkan hadir antara lain, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan), Andi Amran Sulaiman (Menteri Pertanian), Bahlil Lahadalia (Menteri ESDM), Dadan Hindayana (Kepala Badan Gizi Nasional), Prof. Arif Satria (Kepala BRIN), Ahmad Rizal Ramdhani (Kepala Bulog).
Perhelatan dua hari ini akan diisi dengan serangkaian agenda strategis yang bertujuan memperkuat ekosistem MBG dari hulu ke hilir. Selain talkshow dan seminar nasional, acara ini juga akan menjadi momen pengukuhan struktur organisasi APPMBGI yang kini telah memiliki kepengurusan di 38 provinsi dan 125 kabupaten/kota.
Salah satu agenda penting yang akan diluncurkan adalah MBG C2 Centre (Command and Control Centre), sebuah pusat kendali digital berbasis data real-time yang akan memonitor distribusi, keamanan pangan, hingga efisiensi rantai pasok dapur MBG di seluruh Indonesia.
Bro Rivai menambahkan, melalui standardisasi dan penguatan rantai pasok ini, pihaknya berharap ekosistem MBG tidak hanya meningkatkan kualitas gizi anak Indonesia tetapi juga menggerakkan roda perekonomian rakyat di tingkat lokal.
“Program ini adalah mesin penggerak ekonomi rakyat, melibatkan petani, peternak, dan UMKM lokal,” pungkasnya.
Dengan sinergi yang solid antara pemerintah dan APPMBGI, National Summit 2026 diharapkan menjadi fondasi kuat menuju visi Indonesia Emas 2045 melalui pemenuhan gizi berkualitas.
(R/GRD)













