Pangkoarmada RI Pimpin Paparan Pembentukan Pangkalan TNI AL Kawasan Barat, Kodaeral IV Siap Selaraskan Kesiapan Satuan

Laksdya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M.,
Laksdya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M.,

GURINDAM – Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI), Laksdya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., memimpin langsung paparan pembentukan Pangkalan TNI Angkatan Laut Kawasan Barat serta rencana peluncuran, demonstrasi, dan penamaan aplikasi Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) Koarmada RI. Kegiatan berlangsung melalui video conference yang diikuti jajaran komando daerah, Senin (12/10/2026).

Dari Batam, Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) IV, Laksda TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla., mengikuti paparan tersebut dari Ruang Vicon Mako Kodaeral IV. Ia didampingi Wadan Kodaeral IV Laksma TNI Ketut Budiantara, S.E., M.Han., serta sejumlah pejabat utama, meliputi Asrena, Asops, Aslog, dan Askomlek Kodaeral IV.

Kehadiran jajaran pimpinan Kodaeral IV menjadi bagian dari koordinasi dalam menyikapi rencana penguatan organisasi dan pengembangan sistem pendukung operasional TNI Angkatan Laut.

Pembentukan Pangkalan TNI AL Kawasan Barat menjadi salah satu agenda utama dalam paparan tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat organisasi dan dukungan pangkalan dalam menunjang pelaksanaan tugas TNI AL.

Penguatan pangkalan dinilai memiliki peran penting dalam mendukung kesiapan operasional, koordinasi, serta kelancaran pelaksanaan tugas di wilayah strategis Indonesia bagian barat.

Wilayah ini mencakup Selat Malaka, Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I, serta perairan yang berbatasan langsung dengan Laut China Selatan, sehingga memiliki tingkat kerawanan dan kompleksitas tantangan maritim yang tinggi.

Dengan perencanaan organisasi yang tepat, dukungan pangkalan diharapkan semakin optimal dalam menunjang berbagai kebutuhan operasional, termasuk kesiapan kapal perang Republik Indonesia (KRI) dan unsur pendukung lainnya, guna menjaga keamanan wilayah laut Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, turut dipaparkan rencana peluncuran, demonstrasi, dan penamaan aplikasi Puskodal Koarmada RI.

Pengembangan aplikasi ini diharapkan mampu mendukung fungsi komando dan pengendalian melalui pemanfaatan teknologi informasi yang terintegrasi, sehingga pertukaran informasi antarsatuan dapat berlangsung lebih efektif.

Pemanfaatan teknologi digital dalam sistem komando dan pengendalian menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kecepatan penyampaian informasi, koordinasi antarsatuan, serta ketepatan pengambilan keputusan.

Sistem yang terintegrasi juga diharapkan dapat membantu pimpinan memperoleh informasi operasional secara lebih terstruktur dalam mendukung pelaksanaan tugas.

Keikutsertaan Kodaeral IV dalam kegiatan tersebut menegaskan komitmen untuk menyelaraskan kesiapan satuan dengan kebijakan pimpinan TNI Angkatan Laut.

Melalui penguatan organisasi pangkalan dan transformasi digital, diharapkan efektivitas komando dan pengendalian semakin meningkat guna mendukung profesionalisme serta keberhasilan tugas TNI AL dalam menjaga kedaulatan dan keamanan maritim Indonesia.

(Pen/GRD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *