JAKARTA — Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., menerima penghargaan bergengsi Alexander Dalrymple Award 2026 dari United Kingdom Hydrographic Office (UKHO).
Penghargaan ini diberikan atas kontribusinya yang signifikan dalam pengembangan hidrografi, kartografi, dan keselamatan navigasi, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di tingkat regional dan internasional.
Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan oleh Rear Admiral Angus Essenhigh OBE, UK’s National Hydrographer and Director of Data Acquisition and Defence, pada Senin, 12 Oktober 2026, sehari menjelang pelaksanaan 10th International Hydrographic Organization (IHO) Council Meeting di Monaco . Momen ini menjadi penanda penting bagi posisi Indonesia di panggung hidrografi global.
Pengakuan atas Dedikasi dan Kepemimpinan
Alexander Dalrymple Award merupakan penghargaan tahunan yang diberikan UKHO sejak 2006 untuk menghormati individu atau institusi yang dinilai memberikan kontribusi luar biasa terhadap pengembangan ilmu dan praktik hidrografi, khususnya dalam survei dan pemetaan laut.
Penghargaan ini dinamai berdasarkan Alexander Dalrymple, Hydrographer pertama British Admiralty yang menjabat sejak 1795.
Komite penilai UKHO secara khusus menyoroti kepemimpinan visioner Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto dalam memodernisasi kemampuan hidrografi nasional Indonesia.
Di bawah komandonya, Pushidrosal terus menyediakan dan memelihara peta laut berkualitas tinggi serta informasi hidrosapasial maritim yang mendukung keselamatan pelayaran dan kepentingan maritim nasional.
“Kontribusi luar biasa Vice Admiral Dr Budi Purwanto terhadap hidrografi telah memberikan dampak signifikan dan bertahan lama pada keselamatan maritim, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh komunitas internasional,” ujar Rear Admiral Angus Essenhigh OBE dalam keterangan resminya.
Kepemimpinan Danpushidrosal dalam memperkuat kerja sama hidrografi regional menjadi salah satu pertimbangan utama penganugerahan ini. Sebagai anggota aktif East Asia Hydrographic Commission (EAHC), Budi Purwanto berperan besar dalam mendorong kolaborasi antarnegara di bidang hidrografi.
Kontribusi paling menonjol terlihat dari keterlibatan Indonesia dalam pengembangan dan penerapan standar modern IHO, termasuk kerangka data S-100.
Standar ini dirancang untuk mendukung pengembangan produk dan layanan digital bagi komunitas hidrografi, maritim, dan geospasial, memungkinkan integrasi ENC, data batimetri, dan informasi maritim real-time secara mulus.
Lebih jauh, Pushidrosal di bawah kepemimpinannya terlibat langsung dalam uji coba sistem Electronic Chart Display and Information System (ECDIS) berbasis S-100 di Selat Malaka dan Selat Singapura. Uji coba dengan mode “dual fuel” ini menjadi tonggak baru dalam interoperabilitas dan inovasi keselamatan navigasi di salah satu jalur pelayaran tersibuk dunia.
Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi Indonesia dalam bidang hidrografi dunia dan kerja sama internasional. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pushidrosal untuk terus mengembangkan standar hidrografi, inovasi, serta kolaborasi internasional dalam mendukung keselamatan pelayaran.
“Alexander Dalrymple Award adalah pengakuan yang mengharukan atas kontribusi Indonesia terhadap hidrografi global dan kolaborasi internasional. Saya merasa terhormat bahwa penghargaan ini mencerminkan visi bersama kita dalam memperkuat keselamatan maritim dan inovasi,” ujarnya.
Penghargaan ini menegaskan bahwa Indonesia, melalui Pushidrosal TNI Angkatan Laut, telah tumbuh menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan hidrografi dunia.
Sebelumnya, penerima penghargaan ini berasal dari berbagai negara seperti Belanda, Jepang, Selandia Baru, dan lainnya, menjadikan pencapaian Budi Purwanto sebagai pengakuan internasional terhadap kapasitas Indonesia di bidang survei dan pemetaan laut.
Dengan diraihnya penghargaan ini, Indonesia semakin memantapkan posisinya sebagai pemain kunci dalam komunitas hidrografi internasional. Kontribusi nyata dalam pengembangan standar S-100 dan uji coba ECDIS di Selat Malaka-Singapura tidak hanya berdampak pada keselamatan navigasi nasional, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi pelayaran internasional yang melintasi perairan strategis tersebut.
Penganugerahan Alexander Dalrymple Award 2026 kepada Danpushidrosal menjadi bukti bahwa komitmen Indonesia terhadap keselamatan maritim dan inovasi hidrografi diakui secara luas di tingkat global.
Prestasi ini sekaligus membuka jalan bagi peran Indonesia yang lebih besar sebagai Wakil Ketua Dewan IHO periode 2026-2029.
(GRD/pen)














