Danlanal Ranai Serahkan Life Jacket ke Nelayan Serasan: Rompi Oranye Penyelamat Nyawa di Laut Natuna

Jalesveva Jayamahe
Jalesveva Jayamahe

SERASAN – Di tengah deburan ombak yang menjadi nadi kehidupan sekaligus tantangan bagi warga Serasan, Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Ranai, Kolonel Laut (P) Ady Dharmawan, S.Ip., P.S.C., hadir membawa angin segar.

Bukan dengan kapal perang berpeluru kendali, melainkan dengan tumpukan rompi pelampung berwarna oranye terang yang siap menjadi pelindung nyawa para pencari ikan.

Dalam rangkaian agenda “Kolaborasi Pengabdian di Ujung Negeri” di Gedung Pertemuan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Serasan, Rabu (22/4/2026), Danlanal Ranai secara simbolis menyerahkan bantuan life jacket dan bingkisan kepada perwakilan nelayan setempat.

Momen ini menjadi salah satu sorotan utama di antara berbagai program unggulan yang digelar TNI AU, TNI AL, dan Kejaksaan Negeri Natuna.

Kepada para nelayan yang kesehariannya bergelut dengan ketidakpastian cuaca di Laut Natuna Utara, Kolonel Ady Dharmawan menyampaikan pesan singkat namun sarat makna.

“Life jacket ini adalah sarana alat keselamatan bagi para nelayan yang akan melaut mencari ikan. Kami ingin memastikan bapak-bapak semua pulang dengan selamat membawa rezeki untuk keluarga,” ujar Danlanal Ranai dengan nada tegas namun penuh kehangatan.

Hadirnya Negara di Ujung Negeri
Hadirnya Negara di Ujung Negeri

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Komandan Lanud RSA Ranai, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., ini bukanlah sekadar seremoni pejabat di perbatasan. Ini adalah penegasan bahwa negara tidak pernah absen, bahkan di pulau terluar seperti Serasan.

Kolonel Ady Dharmawan sebelumnya menyempatkan diri menyambangi Pos TNI AL (Posal) Serasan untuk bertemu langsung dengan Pjs Danposal, Serma Kom Buang Tony, beserta para prajurit Jalasena. Kunjungan ini menjadi wujud pengawasan langsung sekaligus penguatan mental bagi prajurit yang bertugas jauh dari pusat keramaian.

BACA JUGA :  TNI AL Bergerak Cepat, Dirikan Posko dan Kerahkan KRI Untuk Bantu Korban Bencana Sumatera

Sementara itu, di gedung PLBN, suasana terasa semarak sekaligus haru. Warga Serasan, yang biasanya harus menempuh perjalanan laut panjang menuju Ranai untuk berobat atau mengurus administrasi, kini bisa merasakan sentuhan langsung pelayanan negara.

Penyerahan life jacket oleh Danlanal Ranai hanyalah satu potongan dari mozaik pengabdian yang dihadirkan. Sinergi lintas sektor yang melibatkan Lanud RSA, Kejari Natuna, Basarnas, BMKG, RRI, BPN, hingga Resort Jelita Sejuba, menghadirkan solusi konkret bagi permasalahan klasik masyarakat kepulauan:

1. Kesehatan Gratis: Tim dokter spesialis dari RSAU dr. Yuniati Wisma Karyani dan Puskesmas Serasan membuka layanan kesehatan yang selama ini sangat dirindukan warga.

2. Edukasi Keselamatan: Basarnas tidak hanya memberikan teori, tetapi juga simulasi bertahan hidup di laut—sebuah ilmu vital yang selaras dengan pembagian life jacket oleh Lanal Ranai.

3. Pendampingan Hukum: Kejaksaan Negeri Natuna turun langsung memberikan penyuluhan hukum bagi warga perbatasan.

Jendral Bintang Satu yakini Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi dalam sambutannya menekankan bahwa kehidupan di Serasan adalah tentang ketangguhan.

“Laut yang luas memberikan kehidupan, namun juga menyimpan tantangan yang tidak ringan. Kehadiran kami di sini adalah untuk meninggalkan keyakinan bahwa negara hadir hingga ke ujung negeri, untuk melindungi segenap tumpah darah,” tegas Danlanud RSA.

Camat Serasan beserta para tokoh masyarakat menyambut kolaborasi ini dengan antusiasme tinggi. Bantuan life jacket dari Lanal Ranai dinilai sebagai langkah preventif yang sangat krusial, mengingat seringnya cuaca buruk melanda perairan Serasan tanpa pemberitahuan.

Ke depan, sinergi “Kolaborasi Pengabdian di Ujung Negeri” diharapkan tidak hanya berlabuh di Serasan. Pulau-pulau terluar lain di Kabupaten Natuna menanti sentuhan yang sama perpaduan antara pertahanan negara dan kesejahteraan rakyat yang berjalan seiring.

BACA JUGA :  Lanal Ranai Peringati Nuzulul Quran 1447 H dengan Santunan Anak Yatim

Dengan rompi oranye di badan dan keyakinan di hati, para nelayan Serasan kini melaut dengan satu kepastian baru: Keselamatan mereka adalah bagian dari pertahanan maritim negeri ini.

(Grd/pen)

 

Editor: Riky Rinovsky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *