Perkuat Diplomasi Maritim, TNI AL Hadiri Dinner on Board di Kapal Perang Jepang ISE

Jalesveva Jayamahe
Jalesveva Jayamahe

FILIPINA— Dalam rangka mempererat hubungan persahabatan dan kerja sama antar-Angkatan Laut negara-negara peserta ADMM-Plus, delegasi TNI Angkatan Laut menghadiri kegiatan

Dinner on Board di atas kapal perang Jepang Japanese Ship ISE milik Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF) yang sandar di dermaga bekas pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat, Subic, Zambales, Filipina, Selasa (22/9/2026) pekan lalu.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian ADMM-Plus VVIP Programme, Expert Working Group on Maritime Security Joint Cooperative Activity (EWG on MS JCA), dan Future Leaders’ Programme (FLP).

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Head of Delegation Laksamana Muda TNI Antonius Widyoutomo, Pati Sahli Tk. III Bidang Diplomasi, Hukum, Hubungan Internasional dan Intelijen, yang hadir mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.

Kedatangan delegasi Indonesia disambut oleh RADM Terada Hiroyuki, JMSDF (Purn.), selaku Director for Defense Cooperation in the Indo-Pacific Region/Co-Chair, bersama RADM Sato Masahiro, Komandan Gugus Tugas Kapal Amfibi JMSDF.

Penyambutan tersebut mencerminkan hubungan dan komunikasi yang terus dibangun antara TNI AL dan JMSDF dalam kerangka kerja sama pertahanan dan keamanan maritim di kawasan.

Kegiatan Dinner on Board dirancang sebagai sarana untuk mempererat persahabatan, membangun komunikasi antarpersonal, serta memperkuat rasa saling percaya di antara delegasi negara-negara peserta ADMM-Plus.

Suasana keakraban semakin terasa melalui pelaksanaan tradisi Kagami Biraki, yaitu pembukaan tong sake secara simbolis yang menjadi bagian dari budaya Jepang sebagai simbol perayaan, kebersamaan, dan harapan terhadap hubungan yang semakin erat.

Para delegasi juga menikmati sajian makanan dan minuman khas Jepang serta menyaksikan pertunjukan budaya berupa demonstrasi karate dan kendo. Pertunjukan tersebut memperkenalkan nilai-nilai disiplin, ketekunan, kehormatan, dan semangat yang melekat dalam tradisi bela diri Jepang.

Melalui kegiatan ini, TNI AL terus memperkuat diplomasi maritim dan membangun hubungan persahabatan serta kerja sama dengan Angkatan Laut negara-negara sahabat.

Semangat Navy Brotherhood diharapkan dapat memperkuat komunikasi, kepercayaan, dan jejaring kerja sama dalam mendukung terwujudnya kawasan Indo-Pasifik yang aman, stabil, dan damai, sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.

(GRD/pen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *