Diplomasi Maritim Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali Menguat di Pasifik Selatan, Satgas Port Visit 2026

Satgas Gabungan
Satgas Gabungan

JAKARTA — Diplomasi maritim Indonesia kembali menorehkan jejak nyata di kawasan Pasifik Selatan. Melalui Satgas Gabungan Terpadu Port Visit 2026, TNI Angkatan Laut tidak hanya menampilkan kehadiran armada, tetapi juga menghadirkan kepedulian kemanusiaan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat Kepulauan Solomon.

Kegiatan bakti sosial yang digelar di kawasan White River, Masjid Mbokonavera, Gereja Vura Anglican Church, dan lingkungan Transfiguration Vura School pada Senin (19/10/2026) menjadi bukti bahwa diplomasi maritim Indonesia berjalan di atas nilai amanah dan humanisme.

Satgas Gabungan Terpadu Port Visit 2026 yang mengikutsertakan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 (WSH-991) menyalurkan berbagai bantuan strategis bagi masyarakat setempat. Bantuan tersebut meliputi kebutuhan pokok, material bangunan, perlengkapan ibadah, serta sarana olahraga dan fasilitas pendukung masyarakat.

Tidak berhenti pada penyerahan bantuan, personel Satgas bersama warga bergotong royong merenovasi dan mengecat lapangan basket di kawasan White River. Kebersamaan itu menjadi simbol persahabatan yang terjalin erat antara prajurit TNI AL dan masyarakat Kepulauan Solomon.

Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Komandan Satgas Gabungan Terpadu Port Visit 2026 Kolonel Laut (P) Bendictus Hery Murwanto kepada perwakilan masyarakat White River, pengurus Masjid Mbokonavera, serta perwakilan Gereja Vura Anglican Church.

Kegiatan ini turut dihadiri Atase Pertahanan RI untuk Papua Nugini dan Kepulauan Solomon Kolonel Cku Suiyanto serta Asisten Atase Pertahanan RI Mayor Marinir Ferdianto. Kehadiran para pejabat pertahanan tersebut menegaskan bahwa misi kemanusiaan ini merupakan bagian integral dari diplomasi maritim Indonesia yang profesional dan terencana.

Suasana keakraban semakin terasa melalui kegiatan makan bersama antara personel Satgas dan masyarakat setempat. Interaksi hangat itu bukan sekadar formalitas, melainkan sarana mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus memperkuat diplomasi kemanusiaan Indonesia di kawasan Pasifik Selatan. Masyarakat White River menyambut baik kehadiran Satgas yang dinilai telah membawa manfaat langsung bagi kehidupan sehari-hari mereka.

Kegiatan ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali untuk terus memperkuat diplomasi TNI AL, meningkatkan hubungan dengan negara sahabat, serta menghadirkan pengabdian yang profesional dan humanis melalui kontribusi nyata bagi masyarakat dan persahabatan antarbangsa.

Arahan tersebut menjadi kompas bagi setiap satuan TNI AL dalam menjalankan tugas, termasuk dalam misi port visit yang menyentuh langsung dimensi sosial-kemanusiaan.

Melalui Satgas Gabungan Terpadu Port Visit 2026, Indonesia membuktikan bahwa kekuatan maritim tidak hanya diukur dari kemampuan armada, tetapi juga dari kemampuan merangkul dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Diplomasi maritim yang amanah di bawah kepemimpinan Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menjadikan TNI AL sebagai duta bangsa yang profesional, humanis, dan dipercaya di kancah internasional.

(GRD/PEN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *