Jelang HUT Ke 81 TNI AL, Lanal Ranai Silaturahmi bersama FKPK Midai, Serahkan Alas Hak Tanah Eks Satgas Marinir

Jalesveva Jayamahe
Jalesveva Jayamahe

NATUNA– Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 TNI Angkatan Laut yang akan diperingati pada 10 September 2026, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ranai menggelar acara ramah tamah bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (FKPK) Pulau Midai.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Mess Tjiptadi Mako Lanal Ranai, Jumat (4/9/2026), dilakukan penyerahan surat tanah alas hak eks Satuan Tugas (Satgas) Marinir di Desa Air Putih, Kecamatan Midai, kepada Lanal Ranai.

Penyerahan dokumen tersebut menjadi simbol eratnya kedekatan masyarakat Midai dengan TNI AL, sekaligus langkah awal percepatan legalitas aset negara di wilayah perbatasan Natuna.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Ranai, Kolonel Laut (P) Yusup Yanto, M.Tr.Hanla., M.M., CTMP, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas silaturahmi yang telah terjalin dengan sangat baik.

“Terima kasih atas kunjungan dan silaturahmi yang sudah terjalin dengan baik. Ini adalah bukti nyata bahwa TNI AL, khususnya Lanal Ranai, selalu hadir dan dekat dengan masyarakat di wilayah kerjanya, termasuk Pulau Midai,” ujar Danlanal Ranai.

Lanal Ranai Natuna
Lanal Ranai Natuna

Camat Midai, Sulfani Afuan, yang memimpin rombongan FKPK, juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari jajaran Lanal Ranai. Ia menegaskan bahwa agenda silaturahmi ini bertujuan untuk menjalin keakraban sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan, masyarakat, dan TNI AL.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan Komandan Lanal Ranai beserta seluruh jajaran. Agenda silaturahmi ini adalah wujud nyata untuk menjalin keakraban dan mempererat kerja sama,” kata Sulfani Afuan.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan FKPK Midai menyerahkan surat tanah alas hak eks Satgas Marinir yang berlokasi di Desa Air Putih, Kecamatan Midai. Lahan tersebut memiliki luas 25 x 40 meter dan di atasnya terdapat bangunan Marinir yang saat ini menjadi aset TNI Angkatan Laut.

Penyerahan dokumen alas hak ini menjadi langkah penting dalam penataan aset negara. Selain Desa Air Putih, terdapat juga aset TNI AL di Kelurahan Sambang Barat, Kecamatan Midai, yang turut menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut.

Natuna
Natuna

Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Natuna, Bayu Witopo, yang hadir dalam acara tersebut, memberikan penjelasan terkait status hukum tanah yang diserahkan. Ia menyatakan bahwa bidang tanah tersebut saat ini masih berstatus surat alas hak.

“Bidang tanah ini masih berstatus surat alas hak. Kami dari BPN Natuna siap memfasilitasi agar proses peningkatan status dari alas hak menjadi sertifikat dapat segera dilaksanakan. Tahapan berikutnya adalah proses sertifikasi atas tanah tersebut,” jelas Bayu Witopo.

Dukungan BPN Natuna ini diharapkan mampu mempercepat terbitnya sertifikat resmi, sehingga aset TNI AL di Pulau Midai memiliki kepastian hukum yang kuat dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat serta pertahanan negara.

Kegiatan ramah tamah dan penyerahan dokumen aset ini memiliki makna strategis, terutama dalam konteks kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah perbatasan. Natuna sebagai garda terdepan kedaulatan NKRI membutuhkan sinergi yang solid antara seluruh elemen, termasuk TNI AL, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Dengan adanya percepatan sertifikasi aset ini, Lanal Ranai semakin siap menjalankan tugas pokoknya dalam menjaga keamanan laut dan memberdayakan potensi maritim, sekaligus memperkuat kehadiran negara di pulau-pulau terluar.

Acara tersebut turut dihadiri oleh para Camat midai dan Suak Midai, kepala desa se Kecamatan Midai, perwakilan Suak Midai, jajaran Staf BPN Natuna, serta seluruh Perwira Lanal Ranai. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung percepatan legalitas aset dan pembangunan wilayah kepulauan.

(RK/grd)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *