RIAU – Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali dilakukan TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Pos Babinpotmar Pulau Kijang bersama tim gabungan.
Setelah berjibaku selama tiga hari, personel gabungan berhasil memadamkan dan melakukan pendinginan di lokasi Karhutla yang terjadi di Desa Pulau Kecil, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Minggu (23/8).
Proses pemadaman dilaksanakan secara terpadu bersama personel Koramil 07/Reteh, Polsek Reteh, serta masyarakat setempat. Kebakaran yang terjadi di kawasan perkebunan kelapa milik warga tersebut diperkirakan menghanguskan lahan seluas kurang lebih dua hektare.
Kondisi lahan perkebunan yang kering serta keberadaan semak belukar dan material mudah terbakar di sekitar lokasi menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman.
Personel gabungan tidak hanya berupaya memadamkan kobaran api di permukaan, tetapi juga melakukan pendinginan secara menyeluruh. Langkah ini krusial untuk memastikan titik-titik panas (hotspot) dan bara api yang tersisa di dalam tanah benar-benar padam, sekaligus mencegah terjadinya kebakaran susulan.
Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel gabungan dan masyarakat yang telah bekerja keras dalam penanganan Karhutla tersebut.
“Upaya memadamkan Karhutla ini merupakan hasil kerja keras, sinergi, dan kepedulian seluruh unsur yang berada di lapangan. Selama tiga hari, personel Pos Babinpotmar Pulau Kijang bersama Koramil, Polsek, dan masyarakat telah menunjukkan semangat serta ketangguhan hingga proses pemadaman dan pendinginan dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Danlanal Dumai.
Lebih lanjut, Danlanal menegaskan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar seluruh jajaran TNI AL senantiasa hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi kesulitan rakyat, serta memperkuat sinergi dalam menghadapi berbagai permasalahan dan potensi bencana.
Sebagai informasi, TNI Angkatan Laut berperan aktif tidak hanya dalam menjaga kedaulatan maritim, tetapi juga mendukung penanggulangan bencana alam melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP), termasuk penanganan Karhutla di berbagai wilayah Indonesia.
(GRD/pen)














