SIDOARJO — Sebagai wujud kepedulian TNI Angkatan Laut terhadap kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan pesisir, Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Gisik Cemandi, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Kegiatan ini merupakan implementasi amanah pimpinan tertinggi Angkatan Laut, KASAL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, dalam membangun TNI AL modern, profesional, serta berperan aktif menjaga lingkungan laut Nusantara.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Komandan STTAL, Laksamana Muda TNI Ardiansyah, ini melibatkan lima program studi STTAL dalam berbagi teknologi kepada masyarakat pesisir.
Rangkaian kegiatan meliputi sharing teknologi, penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan dasar, bakti sosial, serta penanaman mangrove di kawasan pesisir Desa Tambak Cemandi sebagai langkah konkret pelestarian ekosistem pesisir.
Melalui kegiatan ini, STTAL berupaya meningkatkan wawasan teknologi, kesadaran kesehatan, dan kepedulian sosial masyarakat, sekaligus mendukung pelestarian ekosistem pesisir.
Penanaman mangrove di kawasan pesisir Desa Tambak Cemandi menjadi simbol nyata komitmen TNI AL dalam menjaga lingkungan laut Nusantara, khususnya di wilayah pesisir Jawa Timur yang berperan strategis sebagai penyangga ekosistem maritim.
Kegiatan tersebut juga menjadi implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang menegaskan peran STTAL tidak hanya sebagai lembaga pendidikan teknologi pertahanan matra laut, tetapi juga sebagai mitra pembangunan masyarakat pesisir.
STTAL berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan masyarakat sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat serta kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan nasional dan menjaga kelestarian lingkungan.
Langkah ini selaras dengan arahan KASAL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menekankan pentingnya peran TNI AL sebagai penjaga kedaulatan sekaligus pelindung ekosistem maritim Indonesia.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, TNI AL membuktikan bahwa upaya menjaga lingkungan laut Nusantara berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, menuju Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian di bidang maritim.
(GRD/pen)














