Satban Koarmada Asah Profesionalisme Prajurit: Kunci Kesiapan Operasi TNI AL di Laut

Satuan Kapal Bantu (Satban) Koarmada II
Satuan Kapal Bantu (Satban) Koarmada II

SURABAYA — Di balik kokohnya kedaulatan laut Nusantara, ada prajurit-prajurit yang terus mengasah kemampuan tanpa henti. Satuan Kapal Bantu (Satban) Koarmada II kembali membuktikan komitmen itu melalui Latihan Pengoperasian Side Ramp dan Turn Table yang digelar pada 19–23 Oktober 2026.

Latihan ini menjadi bukti nyata bahwa profesionalisme prajurit TNI Angkatan Laut dibangun bukan dengan kata-kata, melainkan dengan kerja keras, disiplin, dan latihan berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas Satban Koarmada II dan KRI dr. Soeharso-990 ini bertujuan meningkatkan keterampilan teknis serta kesiapan operasional prajurit dalam mendukung tugas pokok satuan.

Side Ramp dan Turn Table merupakan peralatan vital di kapal bantu rumah sakit yang berperan penting dalam mendukung operasi kemanusiaan, evakuasi medis, dan misi bantuan bencana.

Latihan diawali dengan briefing yang dipimpin Komandan Satban Koarmada II, Kolonel Laut (P) Aria Candrayuda M. Arifin, S.E., M.Tr.Hanla.

Selanjutnya, peserta menerima pembekalan materi pengoperasian Side Ramp dan Turn Table dari Perwira Departemen Senjata dan Bahari (Depsenbah) KRI dr. Soeharso-990 selaku instruktur, dilanjutkan praktik langsung pengoperasian kedua peralatan tersebut di atas kapal.

Selama pelaksanaan latihan, seluruh peserta dibekali pemahaman mengenai prosedur pengoperasian yang tepat dan aman dengan mengutamakan keselamatan personel maupun material.

Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan kaji ulang dan evaluasi untuk mengukur tingkat pemahaman serta keterampilan prajurit sekaligus menjadi bahan penyempurnaan latihan berikutnya.

Komandan Satban Koarmada II menekankan pentingnya peningkatan kemampuan teknis secara berkelanjutan guna menunjang keberhasilan tugas.

“Latihan ini merupakan bagian dari upaya membentuk prajurit yang terampil, disiplin, dan profesional. Saya berharap seluruh personel mampu mengoperasikan setiap peralatan sesuai prosedur dengan tetap mengutamakan keselamatan, sehingga selalu siap mendukung setiap tugas operasional TNI Angkatan Laut,” tegasnya.

Pesan tersebut menggema sebagai pengingat bahwa di setiap peralatan canggih, ada nyawa prajurit dan harapan masyarakat yang bergantung pada ketepatan dan kehati-hatian. Profesionalisme bukan sekadar tuntutan tugas, melainkan bentuk tanggung jawab moral kepada bangsa.

Latihan ini menjadi cermin dedikasi TNI AL dalam menjaga kesiapan operasional di tengah tantangan maritim yang semakin kompleks. Melalui peningkatan kompetensi teknis secara berkelanjutan, prajurit Satban Koarmada II semakin siap mendukung setiap misi operasional, termasuk operasi kemanusiaan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Dengan semangat disiplin dan profesionalisme, TNI Angkatan Laut terus bergerak menjaga laut Nusantara bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai pelindung kehidupan dan harapan rakyat Indonesia.

(Pen/2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *