Siswa SD Maitreyawira Belajar Cinta Laut dari Laksamana Malahayati hingga Meriam LG 1 MK II

Generasi Emas
Generasi Emas

TANJUNGPINANG — Suasana Kesatrian Markas Komando Armada I (Mako Koarmada I) mendadak semarak, Selasa pagi itu. Bukan karena apel atau kegiatan dinas rutin, melainkan kehadiran 48 siswa-siswi SD Maitreyawira Tanjungpinang yang datang dengan seragam rapi dan wajah penuh rasa ingin tahu.

Mereka datang bukan sekadar bertamasya, tetapi untuk belajar langsung tentang dunia TNI Angkatan Laut dalam kegiatan pembelajaran luar kelas (outdoor learning).

Rombongan yang terdiri dari 48 siswa dan 7 guru pendamping tersebut disambut hangat oleh personel Koarmada I dari Dinas Teritorial (Dister), Provost, Pengamanan Denma, serta Dinas Penerangan (Dispen) Koarmada I.

Sambutan hangat ini menjadi gerbang pertama bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat lingkungan TNI AL sejak dini.

Di kesatrian tersebut, para siswa tidak hanya mendengarkan ceramah di dalam kelas. Mereka diajak menyaksikan langsung berbagai materi pengenalan, salah satunya meriam LG-1 MK II kaliber 105 mm alutsista yang menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak.

Tak hanya itu, para siswa juga dibekali wawasan sejarah melalui kisah kepahlawanan Laksamana Malahayati, pahlawan nasional perempuan dari Aceh yang dikenal gagah di lautan.

Antusiasme semakin terasa ketika para siswa diperkenalkan dengan pesawat Nomad, sebagai bagian dari pengenalan alutsista dan sejarah pertahanan maritim Indonesia. Mata mereka berbinar, seolah melihat langsung bagaimana TNI AL menjaga laut Nusantara.

Menumbuhkan Cinta Tanah Air Sejak Dini

Melalui kunjungan edukatif ini, Koarmada I menunjukkan komitmennya dalam mendukung proses pembelajaran di luar kelas.

Pengalaman langsung yang diberikan kepada para siswa diharapkan tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta tanah air serta pemahaman akan peran TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah laut Indonesia.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter dan kecintaan pada tanah air dapat ditanamkan melalui pengalaman nyata bukan hanya melalui buku. Dari kesatrian Koarmada I, benih-benih generasi penerus bangsa yang cinta laut dan tanah air mulai tumbuh.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari visi Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam membentuk tunas bangsa generasi emas yang mencintai laut sejak usia dini.

Melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan, TNI AL ingin menumbuhkan rasa cinta tanah air, kebanggaan sebagai bangsa maritim, serta semangat untuk kelak berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.

(GRD/pen1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *