PONTIANAK – Tidak hanya menjaga kedaulatan di samudra dan lautan, prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) juga hadir di tengah masyarakat yang dilanda kesulitan.
Sebagai wujud aksi cepat tanggap dan kepedulian terhadap dampak bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Komando Daerah Angkatan Laut XII (Kodaeral XII) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Pontianak kembali menyalurkan 8.000 liter air bersih bagi warga terdampak krisis air bersih dan Karhutla di wilayah Kelurahan Sungai Jawi Luar dan sekitarnya, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (29/09/2026).
Penyaluran yang dipusatkan di Mako Satrol Kodaeral XII ini menambah deretan panjang aksi kemanusiaan yang telah dilakukan.
Hingga saat ini, Kodaeral XII telah melaksanakan distribusi air bersih sebanyak 46 kali operasi penyuplaian, dengan total akumulasi bantuan air bersih yang berhasil disalurkan mencapai 368.000 liter.
Dankodaeral XII Laksda TNI Sawa menyampaikan bahwa jangkauan pendistribusian air bersih ini dilakukan secara masif dan tidak hanya berfokus di wilayah Kota Pontianak, tetapi juga menjangkau area Kabupaten Kubu Raya, berbagai yayasan sosial, lembaga penyedia layanan publik yang membutuhkan, hingga sejumlah wilayah pesisir yang berada di bawah jajaran kerja Kodaeral XII.
“Melalui optimalisasi dan kesiapan sarana prasarana operasional truk tangki air tawar Kodaeral XII, aksi pendistribusian air bersih ini dipastikan akan terus berlanjut guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah kerja Kodaeral XII dapat terpenuhi secara optimal di tengah krisis Karhutla yang melanda,” ujar Dankodaeral XII.
Aksi peduli sosial ini sejalan dengan komitmen Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menekankan pentingnya sinergitas TNI AL bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) untuk hadir memberikan solusi atas permasalahan masyarakat, khususnya dalam aksi kemanusiaan dan penanggulangan dampak bencana alam.
Bagi TNI AL, pengabdian tidak berhenti di garis pantai. Di tengah kobaran Karhutla dan kekeringan yang melanda Kalimantan Barat, prajurit laut hadir membawa harapan memastikan bahwa di saat rakyat kesulitan mendapatkan air bersih, negara hadir melalui tangan-tangan prajurit yang sigap dan peduli.
(GRD/PEN)














