AMBON – Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., secara resmi membuka Open Tournament Selam Tingkat Nasional Piala Panglima TNI Tahun 2026.
Acara bergengsi ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI di Dermaga Beaching Kodaeral IX, Halong, Kota Ambon, pada Sabtu (19/9/2026).
Pembukaan turnamen nasional ini menjadi momen penting yang dihadiri oleh Inspektur Kodaeral IX, para Pejabat Utama (PJU), Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Kodaeral IX, dewan juri, tim SAR, serta para atlet dan official kontingen dari berbagai daerah.
Dalam amanatnya, Dankodaeral IX menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi untuk menguji ketangkasan dan kemampuan navigasi bawah air.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat soliditas antara prajurit TNI, instansi pemerintah, serta komunitas selam di seluruh Indonesia.
“Kejuaraan Nasional Lomba Selam Panglima TNI Tahun 2026 bukan sekedar ajang untuk meraih prestasi dan menguji ketangkasan serta kemampuan navigasi bawah air, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat soliditas antara prajurit TNI, instansi pemerintah, serta komunitas selam dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Dankodaeral IX.
Dalam kesempatan tersebut, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas juga memberikan penekanan khusus kepada seluruh peserta dan unsur pendukung agar mengutamakan keselamatan. Ia menginstruksikan penerapan prinsip zero accident dengan mematuhi seluruh Standar Operasional Prosedur (SOP) penyelaman, serta menjaga sportivitas dan semangat kebersamaan selama kompetisi berlangsung.
105 Atlet dari Berbagai Kontingen
Open Tournament Selam Tingkat Nasional ini diikuti oleh 105 atlet yang berasal dari berbagai kontingen TNI, instansi pemerintah, organisasi olahraga, dan klub selam dari sejumlah wilayah di Indonesia.
Kontingen yang ambil bagian antara lain Koarmada II, Denipam 2 Marinir, Koarmada III, Kodaeral VI, Kodaeral VIII, Kodaeral IX, Kodaeral X, Kodiklatal, Bakamla RI Zona Maritim Timur, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Kelas A Ambon, KSOP Kelas I Ambon, BPK RI Perwakilan Maluku, Black Marlin Jaya Papua, POSSI Sulawesi Utara, POSSI Sulawesi Selatan, Kediri, Sathantai Kodaeral IX, serta Pari Diving Club Ambon.
Dari total peserta tersebut, sebanyak 52 atlet akan berlaga pada kategori M Course, terdiri atas 31 peserta putra dan 21 peserta putri. Sementara kategori 5 Point Course diikuti 53 peserta, terdiri dari 33 peserta putra dan 20 peserta putri, yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (20/9/2026).
Untuk menjamin keamanan, ketertiban, dan keselamatan seluruh rangkaian perlombaan di perairan Teluk Ambon, Kodaeral IX menyiagakan sejumlah unsur pendukung dari Satuan Kapal Patroli (Satrol) Kodaeral IX.
Dukungan pengamanan tersebut melibatkan tiga unit perahu karet, satu unit sea rider, serta satu unit RHIB Ambulance yang disiagakan di sekitar area perlombaan untuk merespons secara cepat apabila terjadi kondisi darurat.
Selain menjadi ajang kompetisi dan pembinaan prestasi olahraga selam, penyelenggaraan turnamen ini turut menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi maritim Maluku, khususnya keindahan bawah laut Teluk Ambon.
Dankodaeral IX menegaskan komitmen Kodaeral IX untuk terus mendukung pengembangan olahraga bahari sekaligus mendorong pemanfaatan potensi kelautan secara positif dan berkelanjutan.
“Kodaeral IX berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan olahraga bahari secara berkelanjutan sekaligus mengenalkan potensi wisata dan keindahan bawah laut Teluk Ambon kepada masyarakat luas,” tegasnya.
Melalui Open Tournament Lomba Selam Panglima TNI Tahun 2026, Kodaeral IX berharap momentum peringatan HUT ke-81 TNI
Tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga mampu memperkuat soliditas antarsatuan dan instansi, mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi, serta semakin memperkenalkan kekayaan dan potensi maritim Indonesia.
(Pen/GRD)














