Momen Bersejarah di Atas KRI: Kasal dan MUI Buka Pesantren Kilat Ramadhan untuk 500 Generasi Muda

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali secara resmi membuka acara Pesantren Kilat Ramadhan
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali secara resmi membuka acara Pesantren Kilat Ramadhan

JAKARTA – Suasana khidmat menyelimuti Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara, Rabu pagi. Bukan sekadar upacara biasa, kali ini geladak kapal perang menjadi saksi sinergi antara kekuatan pertahanan dan nilai-nilai keislaman.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali secara resmi membuka acara Pesantren Kilat Ramadhan, sebuah program kolaborasi strategis dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang digelar di lokasi paling ikonik: KRI SMG-594.

Dengan mengusung tema peningkatan spiritualitas bagi generasi penerus bangsa, acara yang berlangsung pada 11-13 Maret 2026 ini diikuti oleh tidak kurang dari 500 peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa dan pelajar.

“Bismillah”: Kasal Resmikan Pembinaan Rohani di Atas Gelombang

“Mengapa di atas kapal perang? Karena kami ingin generasi muda merasakan langsung bagaimana kedisiplinan, kebersamaan, dan pengabdian itu berjalan beriringan dengan keimanan,” ujar Laksamana Ali dalam sambutannya.

Dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim”, tepat pukul 08.25 WIB, Kasal membuka secara resmi rangkaian kegiatan. Beliau menegaskan bahwa program ini merupakan upaya konkret TNI AL untuk mendidik insan Muslim dan Muslimah dari aspek spiritual, moral, dan sosial selama bulan suci.

“Acara ini akan diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan seperti shalat berjamaah, tarawih, ngaji ilmu agama, dan pembekalan dari narasumber ahli. Ini adalah bekal bagi mereka untuk menjadi generasi berakhlak mulia dengan jiwa nasionalisme yang tinggi,” tambah Laksamana Ali.

Bukan Sekadar Ngaji: Ada Bakti Sosial hingga Pengobatan Gratis

Yang membuat program ini berbeda dari pesantren kilat pada umumnya adalah jangkauan aksinya.

Kasal menyampaikan bahwa selain pembinaan rohani di atas kapal, para peserta juga akan diterjunkan langsung ke masyarakat dalam kegiatan bakti sosial dan pengobatan gratis di Pulau Untung Jawa.

BACA JUGA :  Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali Berikan Amanah ke Pasukan TNI AL: Siapkan Latma Sea Garuda 22B-25 dengan Profesionalisme

Para peserta akan merasakan pengalaman unik menjalani sahur dan buka puasa bersama di lingkungan KRI, sebuah pengalaman yang diharapkan menanamkan nilai kebersamaan, keakraban, dan kekeluargaan di lingkungan maritim.

MUI: Sinergi TNI AL dan Ulama Sangat Strategis untuk Disiplin Muda

Apresiasi tinggi datang dari jajaran MUI. Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Dakwah, KH Arif Fahruddin, menyatakan bahwa kolaborasi ini adalah langkah visioner.

“Ini sangat strategis dan positif. Di bulan yang penuh kemuliaan ini, TNI AL dan MUI berkomitmen meningkatkan spiritualitas generasi muda dengan cara yang unik di atas kapal perang. Selain nilai agama, mereka juga akan dilatih kedisiplinan ala militer,” jelas Kiai Arif di lokasi acara.

Komisi Dakwah MUI menilai bahwa menggabungkan pendidikan spiritual dengan kedisiplinan adalah formula ampuh untuk membentengi generasi muda dari pengaruh negatif, sekaligus menanamkan kecintaan terhadap tanah air.

Pantauan MUI Digital di lokasi, acara pembukaan berlangsung meriah dan khidmat. Hadir mendampingi Kasal, sejumlah petinggi TNI AL dan tokoh agama, antara lain:

Wakasal Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma, Kadisbintalal Laksamana Pertama Harun Arrasyid, Ketua MUI Bidang Dakwah KH Abdul Manan Ghani, Ketua Komisi Dakwah MUI KH Saeful Bahri.

Dengan semangat Ramadhan yang penuh berkah, Pesantren Kilat di KRI SMG-594 ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga kokoh secara spiritual dan berjiwa nasionalis.

(Gas/pen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *