TNI AL Lepas Satgas Terpadu Port Visit 2026 ke Pasifik Selatan, Bawa Misi Diplomasi Kemanusiaan

Satgas Terpadu Port Visit 2026
Satgas Terpadu Port Visit 2026

SORONG – TNI Angkatan Laut kembali menegaskan perannya sebagai kekuatan diplomasi maritim di kawasan Pasifik. Satgas Terpadu Port Visit 2026 resmi dilepas oleh Panglima Komando Armada III (Pangkoarmada III) Laksda TNI Dato Rusman SN, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., di Dermaga Kodaeral XIV, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (21/9/2026).

Pelepasan tersebut menandai lanjutan etape pelayaran misi diplomasi kemanusiaan ke kawasan Pasifik Selatan dengan menggunakan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 (KRI WSH-991), kapal bantu rumah sakit milik TNI AL yang dikenal sebagai “Kapal Putih” kebanggaan Indonesia.

Satgas Terpadu Port Visit 2026 dipimpin langsung oleh Komandan Satgas (Dansatgas) Kolonel Laut (P) Benedictus Hery Murwanto, yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan KRI WSH-991.

Sebelum melanjutkan pelayaran, KRI WSH-991 bersandar di Sorong untuk mengangkut penambahan personel dan logistik serta melaksanakan Courtesy Call kepada sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Barat Daya.

Setelah menyelesaikan etape pertama di Sorong, Satgas akan melanjutkan pelayaran menuju Vanuatu sebagai etape berikutnya, kemudian berlanjut mengunjungi Fiji, Solomon Islands, dan Papua Nugini.

Pangkoarmada III Laksda TNI Dato Rusman SN menegaskan bahwa Port Visit 2026 merupakan momentum strategis untuk memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara sahabat di kawasan Pasifik Selatan melalui misi kemanusiaan.

“Port Visit 2026 ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara sahabat di kawasan Pasifik Selatan, sekaligus menunjukkan komitmen Indonesia dalam membangun kerja sama yang konstruktif,” ujar Pangkoarmada III.

Dalam pelaksanaannya, Satgas akan membawa semangat diplomasi maritim melalui berbagai kegiatan yang mengedepankan persahabatan, kerja sama, dan misi kemanusiaan.

Kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat hubungan baik Indonesia dengan negara-negara sahabat, sekaligus memperkokoh peran Indonesia dalam membangun kerja sama dan stabilitas di kawasan Pasifik Selatan.

Keberangkatan Satgas Terpadu Port Visit 2026 sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam meningkatkan peran diplomasi TNI Angkatan Laut, memperkuat hubungan dan kerja sama dengan negara-negara sahabat, serta meningkatkan kehadiran Indonesia di kawasan melalui pendekatan persahabatan, kemanusiaan, dan kerja sama maritim.

Pelepasan Satgas turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi daerah dan militer, di antaranya Komandan Kodaeral XIV Laksda TNI Djatmoko, Danrem 181/Praja Vira Tama (PVT) Brigjen TNI Slamet Riadi, S.I.P., Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, Askomlek Pasmar 3 Kolonel Mar Pujiono, Kabinda Papua Barat Daya Brigjen TNI I Ketut Arthajaya, perwakilan Pemprov Papua Barat Daya, serta para Perwira Staf Koarmada III.

Melalui misi ini, TNI AL menegaskan komitmennya sebagai kekuatan maritim yang tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga aktif berkontribusi dalam membangun perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan di kawasan Pasifik Selatan.

(GRD/PEN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *