JALESVEVA JAYAMAHE – Menanggapi gempa bumi bermagnitudo 7,0 yang mengguncang wilayah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, prajurit TNI AL dari Lanal Maumere bergerak cepat membantu evakuasi ribuan warga terdampak ke lokasi pengungsian sementara di Kabupaten Sikka, Sabtu (15/8).
Evakuasi dipusatkan di Lapangan Gelora Samador Maumere, Kelurahan Kabor, Kecamatan Alok. Operasi kemanusiaan ini berlangsung sejak pukul 17.00 WITA dan melibatkan sinergi lintas instansi: Kodim 1603/Sikka, Polres Sikka, BPBD Kabupaten Sikka, Satpol PP, Dinas Sosial, dan PMI Cabang Maumere. Seluruh sarana pendukung dikerahkan untuk mempercepat perpindahan warga.
Berdasarkan data pendataan sementara PMI Cabang Maumere, sebanyak 290 kepala keluarga atau 1.179 jiwa berhasil dievakuasi ke area penampungan. Proses evakuasi selesai pada pukul 20.45 WITA dalam keadaan lancar dan aman, dengan pengawalan ketat aparat keamanan serta pendampingan tim kesehatan.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di titik pengungsian Lapangan Gelora Samador terpantau aman dan kondusif. Personel gabungan tetap disiagakan untuk memantau perkembangan lingkungan serta mengantisipasi potensi gempa susulan.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menegaskan bahwa keterlibatan TNI AL dalam aksi tanggap darurat bencana ini merupakan wujud kesiapsiagaan TNI AL dalam merespons kondisi darurat di wilayah Indonesia. Langkah cepat tersebut juga menjadi bukti nyata implementasi Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang mengedepankan tugas kemanusiaan.
“TNI AL akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya saat bencana. Sinergi dengan seluruh unsur pemerintah daerah dan relawan menjadi kunci agar evakuasi berjalan cepat, aman, dan tepat sasaran,” demikian disampaikan Kasal.
Jalesveva Jayamahe














