Amanah Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali: Diskum Kolinlamil Bekali Prajurit Cegah Pungli, Judol, dan Bijak Ber AI

Jalesveva Jayamahe
Jalesveva Jayamahe

JAKARTA – Mengemban amanah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam mewujudkan prajurit profesional dan berintegritas, Dinas Hukum (Diskum) Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) menggelar penyuluhan hukum di Lapangan M. Silam, Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan yang menekankan peningkatan kesadaran dan kepatuhan hukum ini menjadi benteng preventif bagi prajurit dalam menghadapi dinamika tugas serta tantangan kehidupan modern.

Dalam paparannya, Letda Laut (H) Fachri Fachrudin, S.H. menyoroti tiga ancaman utama yang harus dijauhi prajurit. Praktik pungutan liar (pungli), perjudian online (judol), serta penyalahgunaan wewenang berupa peminjaman uang dengan tekanan atau ancaman menjadi fokus utama.

“Seluruh prajurit wajib menjunjung tinggi integritas dan disiplin. Jaga hubungan harmonis dan profesional di lingkungan kedinasan. Sekali noda mencoreng institusi, butuh waktu lama untuk memulihkan kepercayaan publik,” tegas Fachri.

Etika Digital: Bijak Bermedsos dan Gunakan AI

Tak hanya pelanggaran konvensional, penyuluhan kali ini adaptif terhadap perkembangan zaman. Materi etika bermedia sosial dan penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menjadi sorotan penting.

Prajurit diingatkan agar lebih bijak dalam menyaring informasi di ruang digital, menghindari penyebaran konten merugikan institusi, serta menggunakan teknologi AI secara bertanggung jawab. Aspek keamanan informasi, etika, dan kepatuhan terhadap ketentuan TNI AL menjadi rambu tak tergoyahkan.

Kasubdis Kumlater Diskum Kolinlamil Letkol Laut (H) R. Agung Gunawan, S.H., M.H., memberikan pengarahan khusus ihwal Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Beliau mengingatkan bahwa ruang siber bukan kawasan bebas hukum.

“Bijaklah dalam memanfaatkan media digital. Jaga etika berkomunikasi. Satu unggahan ceroboh bisa menyeret konsekuensi hukum dan mencoreng nama baik diri, satuan, serta TNI Angkatan Laut,” ujar Agung Gunawan.

Melalui penyuluhan ini, Kolinlamil menargetkan terbangunnya prajurit yang tak hanya profesional secara teknis, namun juga matang secara hukum dan etika. Kesadaran hukum, disiplin, serta karakter menjadi fondasi menjaga kehormatan prajurit dan nama baik satuan.

Dengan pembinaan berkelanjutan, amanah Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali untuk menghadirkan prajurit TNI AL yang profesional, berintegritas, dan berkarakter semakin kokoh diimplementasikan di jajaran Kolinlamil.

(Gas/pen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *