Momentum Kepercayaan Global Meningkat, Prabowo Minta Danantara Jaga Transparansi Investasi

Investasi Indonesia Danantara
Investasi Indonesia Danantara

JAKARTA – Di tengah meningkatnya gairah investor global yang melirik Indonesia, Presiden Prabowo Subianto memberikan penekanan tegas pada aspek fundamental yang kerap menjadi penentu kepercayaan pasar transparansi.

Dalam sebuah pertemuan strategis, Kepala Negara meminta Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk menyampaikan setiap perkembangan dan capaian investasi secara terbuka kepada publik, bukan sekadar menjadi konsumsi internal birokrasi.

Arahan ini disampaikan langsung oleh Presiden saat menerima Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta, Minggu (14/6).

Suasana pertemuan yang berlangsung di akhir pekan itu justru menegaskan urgensi pengelolaan investasi nasional yang tidak bisa ditunda.

Dalam laporan yang diterima Prabowo, tergambar jelas adanya gelombang optimisme baru. Ketertarikan investor global terhadap Indonesia dilaporkan meningkat signifikan. Angka ini bukan sekadar anomali, melainkan sinyal bahwa dunia internasional menaruh harapan besar pada prospek ekonomi dan agenda pembangunan yang kini digulirkan pemerintah.

“Laporan menunjukkan tingginya minat investor. Ini adalah cerminan kepercayaan global terhadap ekonomi kita. Namun, kepercayaan ini harus kita jaga, salah satunya dengan keterbukaan,” ujar Presiden dalam arahannya.

Untuk merespons momentum ini, Prabowo menekankan tiga pilar eksekusi: penguatan koordinasi lintas kementerian, percepatan realisasi investasi, dan pengawalan ketat proyek-proyek strategis. Presiden tak ingin momentum positif ini menguap akibat lambatnya birokrasi atau minimnya informasi yang diterima publik.

Poin paling krusial dari arahan tersebut adalah penekanan pada transparansi. Di era digital yang serba cepat, Prabowo menilai keterbukaan informasi adalah senjata utama untuk melawan disinformasi dan keraguan publik. Ia meminta agar data dan fakta investasi disampaikan secara apa adanya, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga bagian dari pengawasan pembangunan.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Dony Oskaria mengonfirmasi bahwa pihaknya akan memastikan setiap peluang investasi dikawal dengan baik dan dikomunikasikan secara masif.

“Arahan Presiden sangat jelas, yaitu memastikan setiap peluang investasi dapat dikawal dengan baik serta dikomunikasikan secara transparan kepada masyarakat. Ini bukan sekadar laporan kinerja, melainkan akuntabilitas,” tegas Dony dalam keterangannya, Senin (15/6).

Pemerintah meyakini, transparansi adalah bagian tak terpisahkan dari tata kelola yang baik (good governance). Dengan membuka data seluas-luasnya, pemerintah berharap dapat memperkuat trust publik sekaligus memberikan sinyal positif kepada para pemodal bahwa Indonesia adalah mitra bisnis yang terbuka dan dapat diprediksi.

Hasil Lawatan ke AS dan Eropa

Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani, yang baru saja menyelesaikan kunjungan kerja ke Amerika Serikat, Eropa, dan Asia.

Laporan tersebut mengonfirmasi bahwa kepercayaan investor internasional bukanlah isapan jempol semata. Terdapat peningkatan konkret dalam investment pipeline, khususnya di sektor-sektor strategis yang menjadi andalan hilirisasi.

Menanggapi hal ini, Prabowo memerintahkan Rosan agar seluruh data positif dan peluang tersebut segera dipublikasikan. Publik berhak tahu seberapa besar potensi masuknya modal asing dan bagaimana proyeksi dampaknya terhadap penciptaan lapangan kerja.

Dengan instruksi transparansi ini, era “buka-bukaan” data investasi di era Danantara sepertinya akan menjadi standar baru. Masyarakat kini menunggu seberapa cepat realisasi miliaran dolar investasi tersebut dikonversi menjadi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan dapat dirasakan langsung.

(Gea/FER)

Investasi Indonesia Danantara
Investasi Indonesia Danantara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *